Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Geger Anggur Muscat Beracun di Thailand Bikin Malaysia Ikut Selidiki, di Indonesia Malah Banting Harga

Jay Wijayanto • Selasa, 29 Oktober 2024 | 19:37 WIB
Penampakan anggur Shine Muscat dan pamflet promo anggur Shine Muscat yang ada di salah satu supermarket di Jakarta.
Penampakan anggur Shine Muscat dan pamflet promo anggur Shine Muscat yang ada di salah satu supermarket di Jakarta.

RADAR SURABAYA – Jaringan Peringatan Pestisida Thailand (Thai-PAN) menemukan 50 jenis residu beracun pada anggur Shine Muscat. Hal ini membuat Kementerian Pertanian dan Keamanan Pangan Malaysia ikut memeriksa adanya dugaan anggur Muscat impor yang terkontaminasi residu pestisida tersebut dan sudah dijual luas di beberapa negara di Asean.

Meski anggur Shine Muscat yang diklaim berbahaya di Thailand belum tentu sama dengan yang beredar di Indonesia, namun belakangan ini beberapa minimarket di Jakarta diketahui memberikan potongan harga besar-besaran untuk anggur yang diklaim sebagai anggur surgawi tersebut.

Dilansir dari New Strait Times, Insitut Penelitian dan Pengembangan Pertanian Malaysia mengabarkan jika dugaan klaim pencemaran residu atas anggur Shine Muscat tersebut terbukti kebenarannya, maka pihak kementerian akan segera mengambil tindakan lebih lanjut.

"Kami sangat teliti dalam masalah ini karena menyangkut kesehatan, dan akan melakukan pemantauan berkelanjutan. Jika ada bahan kimia berbahaya yang terdeteksi, kami akan mengambil tindakan lanjutan," kata Menteri Menteri Pertanian dan Ketahanan Pangan, Datuk Seri Mohamad Sabu, Senin (28/10).

Sebelumnya, Thai-PAN, Dewan Konsumen Thailand (TCC) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan Thailand (FDA) mengungkapkan hasil uji laboratorium dimana dari 24 sampel anggur dari berbagai lokasi pemasaran, termasuk dari toko daring, 23 di antaranya mengandung residu pestisida di atas batas yang diizinkan.

Satu diantaranya mengandung klorpirifos yakni insektisida yang dilarang di Thailand.

“Hanya sembilan sampel yang dapat diidentifikasi sebagai barang impor dari Tiongkok, sementara 15 sampel lainnya tidak dapat diidentifikasi asal negaranya. Sangat mengejutkan ketika kami melihat bahwa 23 dari 24 sampel mengandung residu pestisida yang melebihi batas yang diizinkan," kata Prokchon Usap, koordinator Thai-PAN, Kamis (24/10).

Diketahui jika batas aman residu kimia hanya senilai 0,01 mg/kg, namun 22 sampel anggur ini mengandung 14 residu berbahaya hingga menghasilkan 50 residu pestisida lain yang 22 di antaranya belum dinyatakan berdasarkan hukum Thailand.

"Pestisida ini masih ada di jaringan tanaman anggur, dan menghilangkannya dari jaringan tanaman sepertinya tidak akan mudah," lanjut Prokchon.

Dr Wattanasak Sornrung, direktur Divisi Pos Pemeriksaan Pengawasan Makanan dan Obat-obatan mengatkan jika, saat ini FDA telah memeriksa sebanyak 264 ton anggur Shine Muscat impor yang ditafsir senilai 72 juta baht sepanjang tahun ini.

Atas kabar tersebut, di kalangan warganet mulai muncul isu tentang anggur Muscat yang dikhawatirkan juga menyebar di pasar Indonesia.

Mulanya kabar tentang penemuan residu berbahaya di Thailand ini diunggah oleh akun X/Twitter @meiisme pada Senin (28/10) yang telah dilihat hingga 1,4 juta kali pengguna.

“Di sini musim tahun ini aggur muscat lagi murah2nya dan ada di mana2. Kemarin beli di Indomaret ada di kasir ga dikulkas. Gw termasuk yang suka banget anggur ini. Kira2 Indo bakal ngecek juga ga yaa produk yang beredar di Indonesia aman atau engga,” tulis @meiisme.

Ramainya unggahan tersebut memunculkan banyak cuitan lain dari para pengguna X/Twitter.

Cuitan @meiisme kemudian dikutip kembali oleh akun @shallypristine yang juga menyertakan poster promo anggur Shine Muscat di salah satu supermarket besar di Indonesia.

“Walah pantes diskon gede-gedean di Superindo,” kata @shallypristine pada Senin (28/10).

Cuitan tersebut langsung heboh hingga diunggah ulang oleh 1,7 ribu pengguna dan viral di media sosial. Banyak di antaranya mengaku jika beberapa supermarket dan minimarket di daerahnya juga memberikan promo hingga 45 persen.

“Beli muscat dari jaman 500k an sampe sekarang harga di bawah 50k. Berasa banget bedanya. Dulu kaya keker bulet, dicabut dari tangkai saja ada suaranya. Sekarang sudah kaya anggur ijo biasa,” kata @Mah***

“EH??!!! Gue kemarenan bolak-balik beli terus muscat di aeon sama hypermart karna lagi 25rb gak tahu nya murah tuh karna ini juga kah?,” kata @jal***

“Di lotte mart jg sama biasanya 1 kotak 80rb keatas kemarin 20rb an, tapi ngga beli karna kurang suka wkwk,” kata @ipu*** (ang/jay)

 

Editor : Jay Wijayanto
#residu #thai pan #Anggur Muscat #beracun #residu kimia anggur shine muscat