Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Seluruh Buaya di Penangkaran Cianjur Bakal Dievakuasi ke BKSDA Sumatera Selatan

Nurista Purnamasari • Kamis, 17 Oktober 2024 | 02:48 WIB
BERUKURAN BESAR: Petugas BKSDA melakukan evakuasi buaya di penangkaran Kampung Gunung Calung, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Jawa Barat, Rabu (16/10).
BERUKURAN BESAR: Petugas BKSDA melakukan evakuasi buaya di penangkaran Kampung Gunung Calung, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Jawa Barat, Rabu (16/10).

RADAR SURABAYA – Demi keamanan warga dan keselamatan buaya, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) kembali melakukan evakuasi 17 ekor buaya di penangkaran di Kampung Gunung Calung, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Buaya-buaya dari penangkaran tersebut akan dievakuasi ke BKSDA Sumatera Selatan.

Rencananya seluruh buaya yang ada di penangkaran akan dipindahkan ke tempat yang sama.

Kepala Bidang KSDA Wilayah I Bogor Diah Qurani Kristina mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan jumlah buaya yang ada di dalam kolam penangkaran yang lima ekor di antaranya sempat kabur karena tembok penangkaran yang jebol.

"Kami belum bisa memastikan berapa ekor buaya yang ada di dalam kolam penangkaran tersebut, saat ini petugas dibantu warga dan pegawai sedang berupaya menguras air kolam agar memudahkan proses evakuasi," katanya di Cianjur, Rabu (16/10).

Namun saat ini baru 17 ekor yang berhasil dievakuasi dan segera dipindahkan ke penangkaran BKSDA Sumsel.

Berbeda dengan lima buaya kabur yang sebelumnya sudah dievakuasi ke pusat penyelamatan satwa Cikananga, Kabupaten Sukabumi.

Meski sebelumnya petugas dibantu petugas gabungan membutuhkan waktu cukup lama karena buaya yang kabur berukuran lebih dari lima meter.

"Harapan kami hari ini sudah bisa diketahui berapa total buaya yang ada di dalam kolam, dan semua akan dievakuasi ke Sumsel dalam beberapa hari ke depan," katanya.

Sementara proses evakuasi cukup memakan waktu karena petugas harus menguras kolam penangkaran karena buaya yang disebut berjumlah puluhan ekor itu memilih bersembunyi di bawah permukaan air, sehingga menyulitkan petugas.

Bahkan petugas juga cukup disulitkan dengan pengurasan karena debit air dalam kolam cukup tinggi, meski dua pompa air digunakan sejak pagi hingga Rabu petang.

"Kami upayakan dalam dua hari ke depan seluruh buaya yang ada di dalam kolam sudah dapat dievakuasi sambil menunggu air kolam surut," katanya.

Sebelumnya, kawanan buaya lepas setelah tembok penangkaran di Jalan Perintis Kemerdekaan di Kampung Gunung Calung, Kecamatan Cianjur, Kelurahan Sayang, Kabupaten Cianjur jebol.

Peristiwa tersebut bermula saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut dan membuat dinding penangkaran jebol, Rabu (2/10) malam.

Kawanan buaya akhirnya masuk ke perkampungan warga dan menimbulkan kepanikan karena beberapa buaya berkeliaran.

Petugas dibantu warga melakukan evakuasi dan penangkapan buaya yang lepas ke pemukiman warga. (cnn/net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#buaya #penangkaran buaya #cianjur #pemukiman warga #bksda