Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Viral! Wanita Nekat Tabrakkan Diri ke KRL Stasiun Depok Baru, Netizen: Nyusahin Orang Mau Berangkat Kerja!

Jay Wijayanto • Selasa, 15 Oktober 2024 | 21:05 WIB
Momen evakuasi korban tertemper KRL di Depok dan kondisi korban saat masih bergerak di kolong kereta.
Momen evakuasi korban tertemper KRL di Depok dan kondisi korban saat masih bergerak di kolong kereta.

RADAR SURABAYA – Kejadian nahas seorang wanita sengaja menabrakkan diri ke Kereta Rel Listrik (KRL) Nomor 1120B relasi Jakarta Kota-Bogor di Peron 3 Stasiun Depok Baru, Depok, Jawa Barat (Jabar) pada Selasa (15/10) pukul 06.50 WIB.

Mirisnya, netizen berkomentar jika insiden tersebut hanya menyusahkan karena terjadi di waktu banyak orang hendak berangkat kerja. Diketahui atas kejadian ini KRL menuju Bogor sempat mengalami keterlambatan.

Menurut para saksi kejadian ini bermula saat korban berinisial NA terlihat sedang menunggu kereta arah ke Bogor. Ia berdiri di Peron 3 Stasiun Depok Baru.

Namun, sesaat kereta arah ke Bogor itu tiba, korban langsung melompat ke arah KRL tersebut.

“Sekitar pukul 06.47 WIB kereta arah Bogor tiba di kolong flyover Jalan Arief Rahman Hakim. Korban melompat saat KRL hendak berhenti di Stasiun Depok Baru,” kata Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Hendra pada Selasa (15/10).

Atas kejadian ini, korban mengalami luka hingga kakinya putus. Dalam video yang beredar korban masih sempat melakukan gerakan. Namun setelah dilarikan ke RS Mitra Keluarga Depok, korban dinyatakan meninggal dunia karena kehabisan darah. 

Insiden ini telah dikonfirmasi oleh pihak berwenang jika korban sengaja melakukan aksi bunuh diri dengan menabrakkan diri ke KRL

Beredar identitas korban merupakan seorang wanita asal Kampung Tenggek RT 01 RW 02, Kel. Cimande Hilir, Kec. Caringin, Kab. Bogor.

“Terjadi kecelakaan seorang wanita dengan sengaja melompat dari Peron 3 Stasiun Depok Baru arah Bogor di Stasiun Depok Baru Kampung Gembrong RT 01/08 Kelurahan Pancoran Mas,” kata Hendra.

Akibatnya sejumlah KRL mengalami keterlambatan seperti; Commuter Line No. 1120B, terlambat 29 menit; Commuter Line No. 1122B, terlambat 31 menit; Commuter Line No. 1124B, terlambat 30 menit; Commuter Line No. 1128B, terlambat 25 menit; Commuter Line No. 1008B, terlambat 24 menit.

Kabar wanita sengaja menemper KRL ini ramai menjadi perbincangan di beberapa platform sosial media.

Akun Instagram @infodepok_id telah mengunggah video detik-detik evakuasi korban yang telah dilihat lebih dari 604 ribu pengguna.

Namun di sosial media X/Twitter, banyak yang merasa kejadian ini justru merugikan banyak orang. Pasalnya terjadi pada jam sibuk saat orang berangkat kerja pagi.

Meski begitu para warganet juga turut menuliskan rasa empati atas meninggalnya korban, seperti beberapa cuitan di akun X/Twitter @watchaudoin pada Selasa (15/10).

“innalillahi. Ini mah nyusahin orang yng mau brngkat kerja namanya,” tulis @mis***

“ngerepotin an*ir gua kerja jadi ketahan di stasiun grgr penuh bgt ga kebagian kereta, org2 yang kedelay grgr ini sumpah ya.,” lanjut @ser***

“sudah saatnya stasiun KRL ada pintu platform seperti MRT. Harus invest peralatan ini sih daripada bikin banyak orang rugi terus,” tulis @and***

Insiden ini menambah deretan kasus bunuh diri yang marak terjadi dalam waktu berdekatan. Dunia maya terus digempur oleh berita menyedihkan tersebut, sehingga tak sedikit orang merasa jika kasus bunuh diri agaknya mulai meresahkan publik.

Namun, sepatutnya masyarakat lebih peka terhadap lingkungan sosial dan orang-orang yang merasa mengalami gejala depresi untuk segera mencari pertolongan atau konsultasi pada pihak terkait. (ang/jay) 

Editor : Jay Wijayanto
#bogor #jakarta #stasiun depok baru #tabrak kereta