RADAR SURABAYA–Alvi Noviardi, 56, guru honorer di Kampung Bantar Muncang, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadi viral di media sosial karena menyambi jadi pemulung selepas mengajar.
Kisah Alvi menjadi ramai di media sosial setelah seseorang membagikan video ketika dirinya sedang memulung. Ia telah menjadi guru honorer selama 38 tahun di lebih dari 30 sekolah di Kota Sukabumi maupun Kabupaten Sukabumi.
Sekarang Alvi mengajar mata pelajaran IPS di MTs Hidayatul Islamiyah dengan gaji hanya Rp10 ribu per jam.
Gaji yang sedikit itu tentu tak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Terlebih lagi jarak sekolah dan rumahnya yang cukup jauh mengharuskan Alvi naik angkot hingga tiga kali.
Meski demikian, Alvi tak patah semangat untuk tetap mengajar murid-muridnya. Ia pun memilih untuk mencari uang tambahan dengan mengumpulkan botol plastik, paku bekas, dan barang-barang bekas lainnya yang bisa dijual.
Bahkan, Alvi tak malu ketika berpapasan dengan murid-muridnya di jalan. Ia malah menyapanya dengan hangat. “Malu itu (kalau) maling. Mulung itu pekerjaan mulia,” kata Alvi.
Melalui video yang telah dibagikan berulang kali di media sosial memperlihatkan Alvi yang masih lengkap mengenakan pakaian mengajar membawa karung putih dan memunguti barang-barang rongsokan yang dia temukan di jalanan.
Beberapa murid yang berpapasan dengannya tidak lupa menyapa dan mencium tangannya.
Namun saat ini, Alvi telah berhenti memulung setelah menerima bantuan warung sembako. Ia memilih untuk fokus melanjutkan profesinya sebagai guru honorer dan menjalankan usahnya warungnya.
Kisah Alvi ini banyak menyentuh hati masyarakat tak terkecuali Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto, yang memberinya hadiah umroh dan modal usaha.
Melalui video yang dibagikan oleh akun Instagram @bangrizky_goww, Rabu (9/10) lalu, Alvi dijemput untuk menemui Tri Suhartanto di Mapolres Cimahi.
Di sana, Alvi mendapat uang modal usaha sebesar Rp3 juta dan hadiah umroh dari Kapolres Cimahi yang rencananya akan diberangkatkan pada awal November 2024.
“Teruslah berbuat baik kepada siapa pun. Dari Pak Alvi kita bisa belajar dengan segala kelebihan dan kekurangan yang dimiliki namun masih tetap bisa memberikan manfaat kepada semua orang,” ucap Tri Suhartanto. (sas/jay)
Editor : Jay Wijayanto