Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Heboh Penemuan Potongan Jasad Wanita di Perut Ikan Hiu di Alor NTT, Diduga Korban Turis AS yang Hilang saat Menyelam

Jay Wijayanto • Senin, 7 Oktober 2024 | 23:14 WIB
Seorang nelayan menunjukkan potongan badan ikan hiu yang telah dibedah.
Seorang nelayan menunjukkan potongan badan ikan hiu yang telah dibedah.

RADAR SURABAYA – Warga Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), dihebohkan dengan penemuan jasad seorang wanita di dalam perut ikan hiu, Minggu (6/10).

Ikan hiu tersebut ditangkap oleh nelayan dari Distrik Liquica, Timor Leste, yang setelah dibedah ditemukan potongan tangan seorang wanita.

Melalui akun X @ScariestProject, terdapat dua foto yang diunggah. Foto pertama menunjukkan ikan hiu yang telah dibedah oleh warga setempat dan foto kedua menunjukkan potongan jasad tangan wanita yang mengenakan pakaian selam.

“Warga di Liquica batas laut langsung dengan Alor ditemukan mayat seorang perempuan di dalam perut ikan hiu. Minggu (06/10/2024),” tulis akun tersebut.

Unggahan tersebut sontak membuat heboh para warganet hingga telah mendapat 2 juta penayangan, lebih dari 2 ribu postingan ulang, dan 18 ribu suka.

Beberapa warganet juga turut meninggalkan komentar turut berduka cita beserta spekulasi mengenai identitas korban dilihat dari pakaian yang dikenakan.

“Kalau dilihat dari pakaian, itu orang nyelam yang ditelan. Soalnya masih pakai wetsuit atau pakaian selam di tubuh mayat itu,” tulis akun @aju***

Foto ikan hiu yang telah dibedah (kiri) dan jasad potongan tangan wanita (kanan).
Foto ikan hiu yang telah dibedah (kiri) dan jasad potongan tangan wanita (kanan).

Dilihat dari pakaian yang dikenakan, warganet menduga bahwa korban merupakan turis asal Amerika Serikat (AS) yang dilaporkan hilang saat diving atau menyelam di Pulau Reong, Maluku Barat Daya, Kamis (26/9).

Turis tersebut bernama Carol Colleen Monfore, 68, yang hilang saat menyelam bersama temannya. Pencariannya telah dihentikan pada Kamis (3/10) lalu.

“Kalau dilihat dari ukuran tangannya yang lebih gede dibanding perempuan-perempuan Indonesia sih kayaknya iya,” tulis akun @faz***

Baca Juga: Diduga Rem Blong, Truk Tabrak Truk di Tol Perak Surabaya, Ini Kondisi Sopirnya

“Bisa jadi,

1. Jarak Pulau Alor dan Pulau Reong cukup dekat
2. Waktu hilangnya turis & waktu penemuan potongan tubuh hanya 10 hari
3. Kalau dilihat dari ukuran tangan mayat mirip dengan ciri-ciri si turis yang hilang
4. Mayar memakai baju selam

@poldantt @poldamaluku tolong diselidiki,” tulis akun @sep***

Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Kabupaten Alor, Muhammad Saleh Goro menyampaikan bahwa pihak UPTD Pengelola Taman Perairan Kepulauan Alor telah berkoordinasi dengan KBRI Republik Demokrasi Timor Leste (RDTL).

Dia juga menyampaikan bahwa pihak KBRI telah membenarkan adanya penemuan mayat seorang wanita dalam perut ikan hiu di Alor NTT yang kini sedang diselidiki identitas korban.

“Pihak KBRI membenarkan informasi ini dan sedang menyelidiki identitas korban," ungkapnya melalui via WhatsApp Taman Perairan Kepulauan Alor NTT, Minggu (6/10).

Dia melanjutkan terkait dugaan korban merupakan turis asing yang hilang pada bulan September 2024, pihak UPTD telah berkoordinasi dengan DKP Provinsi NTT untuk menindaklanjuti informasi tersebut.

Goro juga menambahkan bahwa keluarga korban telah memberikan data pakaian yang digunakan untuk membantu identifikasi resmi. Nantinya ia akan memberikan informasi lanjutan setelah menerima informasi resmi dari KBRI RDTL di Dili.

"Keluarga korban telah memberikan data pakaian yang digunakan dan telah disampaikan ke KBRI RDTL. Kami akan terus memberikan informasi lanjutan setelah menerima konfirmasi resmi dari KBRI RDTL di Dili."

Untuk itu, ia menghimbau masyarakat diharap tetap tenang sembari menunggu informasi resmi yang akan diumumkan seiring perkembangan kasus ini. (sas/mag/jay)

 

Editor : Jay Wijayanto
#turis as #ikan paus #potongan jenazah #jasad wanita #Video Viral