Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Usai Membunuh Istri dengan 42 Tusukan Senjata Tajam, Seorang Kakek di Cipondoh Kota Tangerang Memilih Bunuh Diri

Agung Nugroho • Kamis, 3 Oktober 2024 | 23:18 WIB

 

Ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi pembunuhan

RADAR SURABAYA- Teka-teki tewasnya pasangan suami istri BK, 70 dan istrinya RB, 60 yang ditemukan tewas di dalam rumahnya di Cipondoh, Kota Tangerang dengan penuh luka tusuk akhirnya terungkap.

Dari hasil penyelidikan, penyidik mengindikasikan kuat dugaan bahwa penyebab tewasnya pasangan kakak dan nenek tersebut disebabkan akibat kekerasan benda tajam.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Komisaris Besar Zain Dwi Nugroho, mengungkapkan bahwa penyidik menemukan dua pisau dapur di lokasi kejadian sehingga mengindikasikan adanya tindakan kekerasan.

“Penyebab kematian kedua korban akibat kekerasan dengan menggunakan benda tajam. Dua pisau dapur di TKP,” papar Zain, mantan Kapolres Sidoarjo ini Rabu (2/10).

Berdasarkan keterangan ahli dan keterangan para saksi, peristiwa ini murni kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan BK terhadap istrinya RB.

"Motifnya ketidakharmonisan rumah tangga. Bunuh diri yang dilakukan BK dengan motif beban psikologis karena masalah kesehatan dan masalah finansial," ucap Zain.

Dalam kasus ini, kata Zain, BK diduga melanggar Pasal 44 ayat (3) undang-undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Namun dalam perkara tersebut sesuai dengan Pasal 77 KUH Pidana proses penyidikan tidak dapat dilanjutkan karena pelaku juga tewas.

Peristiwa tragis ini mencuat Kamis (5/9) sekitar pukul 10.30 WIB, di Puri Metropolitan, RT 06 RW 08, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Dalam pengungkapan kasus ini penyidik menerapkan metode Scientific Crime Investigation (SCI) yang melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) dan Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) dari Mabes Polri.

Dilansir dari berbagai sumber, RB ditemukan di atas tempat tidur dengan 42 luka terbuka akibat benda tajam.

Baca Juga: Viral! Santri di Aceh Disiram Air Cabai gegara Ketahuan Merokok, Korban Kepanasan sampai Nyemplung Bak Mandi

Sedangkan BK ditemukan di atas kursi dengan 8 luka terbuka di bagian perut.

Penyidik tidak menemukan kerusakan pada pintu atau jendela rumah pasangan tersebut.
Kondisi properti di TKP juga rapi, tidak ada tanda-tanda perampokan.

Penyidik juga menemukan sebuah buku tulis di lokasi kejadian yang diduga ditulis oleh BK juga menjadi fokus penyelidikan.(nug)

 

Editor : Agung Nugroho
#KDRT #Polres Metro Tangerang #bahaya depresi #Kakek bunuh nenek #akibat depresi #Pembunuhan #cipondoh