RADAR SURABAYA – Penemuan mayat seorang wanita menggegerkan warga Jambi. Pasalnya, mayat tersebut ditemukan dengan posisi terlipat di dalam lemari sebuah kamar indekos.
Korban pertama kali ditemukan oleh temannya karena tak kunjung bisa dihubungi. Diduga korban tewas karena dibunuh dan jenazahnya disimpan di lemari kamar indekos.
Kasus temuan mayat wanita ini berada di sebuah rumah kos di RT 07, Kelurahan Pakuanbaru, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, Rabu (26/9) lalu.
Diketahui korban adalah Resti Widia, 30, yang merupakan wanita asal Subang, Jawa Barat.
Jasad Resti ditemukan tanpa pakaian dengan kedua tangan terikat ke belakang serta kondisi wajah yang lebam-lebam. Atas temuan ini, diperkirakan Resti mendapat tindak kekerasan sebelum meninggal.
Kapolsek Jambi Selatan, AKP Suwondo mengkonfirmasi jika memang benar telah ditemukan sebuah mayat di daerah Pakuanbaru.
"Anggota langsung menelusuri ke TKP untuk melakukan penyelidikan," kata Suwondo, Kamis (26/9).
Kasus penemuan ini bermula dari teman korban bernama Reni, khawatir lantaran temannya itu tak kunjung membalas pesan dan handphone korban pun tidak aktif sejak Rabu sore.
Sebelumnya, korban sempat berpamitan ingin pulang kampung ke Subang, Jawa barat.
Reni kemudian mendatangi kamar kos korban, namun tak kunjung direspon dan pintu juga terkunci dari luar.
Hal ini membuat kecurigaan Reni menguat. Bersama dengan Imron, saudara angkat korban, mereka mendobrak kamar kos.
Terkejutlah keduanya saat menemukan Resti telah tewas dengan keadaan mengenaskan di dalam lemari pakaian tingkat empat di bagian paling bawah.
Sebelumnya diketahui jika Resti bekerja sebagai pemandu lagu di sebuah tempat karaoke.
Hingga saat ini masih dilakukan penyelidikan untuk menemukan motif apa yang melatarbelakangi kasus penganiayaan yang berujung tewasnya korban.
Jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jambi untuk dilakukan otopsi dan pemeriksaan medis.
Pihak kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi dan sedang mencari terduga pelaku yang menganiaya korban hingga tewas.
“Saat ini sudah ada 8 saksi yang diperiksa polisi. Di antaranya rekan serta kerabat korban,” kata Kasubbdin Penmas Komisaris Polisi M Amin, Kamis (26/9).
Ditemukan akun tiktok korban @n1ssa_69 dengan jumlah 220ribu pengikut terakhir kali mengunggah video pada dua hari yang lalu, yakni Rabu (25/9).
Pada unggahan video tiktok (VT) terakhirnya telah dipenuhi komentar warganet yang turut berduka cita atas meninggalnya korban.
“Khusnul khotimah Resty, Resty orang baik,” tulis @put***
“Semoga di terima di sisi Allah ya,” sebut @lil*** (ang/mag/jay)
Editor : Jay Wijayanto