Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Apa Sih Arti Kata Fufu Fafa yang Lagi Viral di Media Sosial? Berikut Penjelasannya!

Jay Wijayanto • Kamis, 26 September 2024 | 22:39 WIB
Arti fafa dalam bahasa Filipina dan Selandia Baru yang artinya papa.
Arti fafa dalam bahasa Filipina dan Selandia Baru yang artinya papa.

RADAR SURABAYA – Belakangan ini kata ‘Fufufafa’ sedang ramai dibicarakan warganet di media sosial. Awalnya merujuk pada sebuah akun Kaskus dengan username fufufafa yang diduga adalah akun alter dari wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka. Namun hingga saat ini, masih belum ada kejelasan siapa sebenarnya pemilik asli akun tersebut.

Dari situ, istilah ‘Fufufafa’ pun menarik perhatian publik karena membuat penasaran. Pasalnya, istilah ini tak merujuk pada kata apapun dalam bahasa Indonesia yang kerap digunakan sehari-hari.

Lalu apa arti kata fufufafa dari berbagai bahasa dan budaya? 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Fufu bermakna proses pengolahan ikan dengan cara diasapi hingga mengental.

Fafa berarti tanah milik masyarakat menurut hukum adat (di daerah Aru, Maluku) bisa juga berarti tanah ulayat atau wilayah.

Kemudian mengutip dari Dictionary.com, Fafa adalah kata tidak bermakna yang memparodikan bahasa Prancis.

Pada sebuah acara Flight of the Conchords di Selandia Baru, mereka menyanyikan lagu berjudul ‘Foux Du Fafa’ yang artinya ‘Crazy about the Fafa’.

Meskipun demikian, parodinya terhadap bahasa tersebut dan persepsi penutur bahasa Inggris tentangnya, a la frou-frou dan fifi, membuat penonton tertawa.

Di luar dari acara tersebut, Fafa dapat menjadi pengulangan bahasa bayi untuk ayah yang mirip dengan dada atau papa.

Dalam salah satu budaya Jepang yang sering dijumpai dalam anime, manga, dan novel ringan, Fufufu adalah tawa yang memiliki kesan misterius, licik, dan penuh rahasia.

Berbeda dengan ‘haha’ dan ‘hehe’ yang cenderung terbuka dan menunjukkan kegembiraan.

Fufufu sering kali diibaratkan dengan senyuman tersirat, menandakan bahwa karakter tersebut sedang menikmati sesuatu yang tidak diketahui orang lain.

Dalam anime atau manga, tawa ini sering digunakan oleh karakter antagonis, penjahat, atau mereka yang memiliki niat tersembunyi.

Sementara itu, dalam bahasa Mandarin, Fafa dapat diartikan sebagai bunga. Kata aslinya ditulis dalam ejaan ‘hua hua’, namun jika dibaca dengan nada lucu atau imut akan terdengar seperti ‘fafa’.

Sedangkan dalam tradisi suku Ewe di Ghana, Afrika, kata Fafa kerap diberikan kepada anak perempuan. Dalam tradisi suku Ewe, anak-anak kecil terkadang diberi nama berdasarkan keadaan kelahiran mereka.

Terakhir yang paling mengejutkan, penggunaan kata Fafa dalam budaya LGBT+ di Filipina dan Samoa yang merujuk pada sebutan sayang kepada kekasih laki-laki, berdasarkan kata papa, dan penggunaan Fafa sebagai nama panggilan untuk ayah secara umum di antara beberapa masyarakat di Filipina.

Di media sosial, Fafa terkadang digunakan sebagai panggilan umum papa untuk seorang ayah, terutama di kalangan anak muda yang sering kali merupakan keturunan Filipina.

Dalam budaya Samoa, Fafa terkadang digunakan untuk singkatan dari Fa’afafine, nama jenis kelamin ketiga yang merujuk pada seorang pria tetapi dibesarkan sebagai seorang wanita. (bel/mag/jay)

 

Editor : Jay Wijayanto
#kaskus #Fufu Fafa #gibran rakabuming raka