Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Viral! Gegara Donasi Rp100, Karyawan Minimarket Ini Diamuk Kastamer

Jay Wijayanto • Sabtu, 21 September 2024 | 03:10 WIB
Pelanggan cekcok dengan pegawai Alfamart karena Rp100.
Pelanggan cekcok dengan pegawai Alfamart karena Rp100.

RADAR SURABAYA – Beredar video seorang pelanggan mengamuk kepada karyawan sebuah minimarket. Merasa tak terima, seorang pelanggan merekam pegawai minimarket saat meributkan kembalian dari transaksinya yang ingin disumbangkan senilai Rp100.

Sebuah video menampilkan seorang pelanggan pria sedang merekam kasir minimarket A yang ramai diperbincangkan.

Hal ini disebabkan karena ia tak terima dengan sikap pegawai tersebut yang telat memberikan struk kembalian transaksi Rp100 yang telah didonasikan.

“Harusnya meski Rp100 kan masnya nanya kan mau disumbangkan. Nah itu kan langsung ada struknya mas, sebelum konsumen keluar mas” kata pelanggan itu.

Ia merasa seharusnya pegawai tersebut memberikan struk donasi pada saat dirinya masih berada di depan kasir.

Namun saat ia ingin keluar, pegawai kasir malah memanggilnya menanyakan apakah struk dari donasi Rp100 itu ingin diambil atau tidak.

“Nggak mas, tadi kan saya kesini mas tuh ngasih uang plus kembalian kan, plus struk kan. Di situ mas baru tanya. Tadi kan saya sudah mau keluar, masnya baru tanya ini struknya mau diambil gak,” lanjutnya.

Setelah menjelaskan apa titik permasalahan sehingga pelanggan tak terima, kasir ini menjelaskan jika kini prosedur dalam donasi berbeda.

Hal ini membuat pelanggan menerima dua struk yang berbeda, yakni struk dari transaksi belanja dan kembalian yang ingin didonasikan.

“Makanya saya minta izin dulu bapaknya kan, ini struknya, ini kembaliannya. Nah ini mau didonasiin, transaksinya beda. Soalnya sistemnya sekarang beda juga” ucap pegawai itu.

Setelah terus melakukan cekcok, pelanggan tersebut semakin kesal.

Ia lalu mendekatkan ponselnya agar bisa merekam dengan jelas kartu identitas pegawai tersebut.

Tanpa merasa bersalah, pegawai itu menyodorkan ID cardnya agar terekam lebih jelas dalam video.

Fokus utama yang membuat pelanggan kesal adalah mengapa pegawai tersebut tidak langsung memberikan struk dari donasi Rp100.

Ia merasa prosedur yang seharusnya dilakukan pegawai adalah; menanyakan apakah Rp100 ingin didonasikan, jika iya struk untuk donasi saat ini berbeda maka pelanggan akan mendapatkan dua struk dan langsung diberikan semuanya saat pelanggan masih berada di antrean kasir. Bukan malah memanggilnya saat pelanggan ingin keluar.

Seorang pegawai wanita ingin menengahi keributan tersebut, tapi tidak bisa karena pelangan terus saja mencerca rekan kerjanya itu.

“Soalnya saya juga sudah ngasi tau, prosedur sekarang beda. Mohon maaf pak misalnya pihak kami salah, soalnya masalah sumbangan tiap ini kan beda-beda” ungkap pegawai wanita itu.

Video rekaman kejadian ini lantas viral di media sosial yang diunggah oleh akun Tiktok @tutorbuat pada Rabu (18/9).

Dengan jumlah penontan yang lebih dari 1 juta views, ini menggiring banyak komentar warganet.

Beberapa merasa pro pada pegawai kasir dan lainnya merasa jika pelanggan tersebut telah benar atas keluhannya.

“jangan karena uang Rp100 orang akan hilang pekerjaannya” tulis @sit***

“open donasi 100 rupiah buat si Bapa² pembeli Nya” @mam***

“bukan masalah 100 kalo cuma 1 org ga seberapa tapi berapa juta orang perhari...itung” tulis @dew*** (ang/mag/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#minimarket #Video Viral #donasi