Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Megawati Akhirnya Diizinkan Red Sparks Tinggalkan Korea Demi Bela Tim Voli Jatim di PON 2024, Begini Kronologinya

Jay Wijayanto • Kamis, 19 September 2024 | 22:56 WIB
Opposite Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, melepaskan spike ketika laga melawan Vietnam pada SEA V League 2024, Jumat, 9 Agustus 2024.
Opposite Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, melepaskan spike ketika laga melawan Vietnam pada SEA V League 2024, Jumat, 9 Agustus 2024.

RADAR SURABAYA - Di sela-sela persiapan Liga Voli Korea 2024-2025, Megawati menyempatkan diri untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional 2024 (PON 2024).

Pemain berusia 24 tahun asal Jember tersebut tampil mewakili Jatim melaju ke babak final PON 2024, Kamis (19/9) sore ini, menghadapi Jawa Barat. 

Di babak semifinal, kontingen Jatim yang diperkuat Megawati sukses mengalahkan tim kuat DKI Jakarta empat set 3-1 (25-18, 22-25, 25-18 dan 25-13).

Beberapa hari sebelum Megawati datang ke Indonesia untuk mewakili tim voli Jatim, ia berhasil membuat timnya, Daejon JungKwanJang Red Sparks menjuarai turnamen pramusim di Taiwan.

Banyak yang dikagetkan dengan kehadiran Megawati. Mengingat, dia sedang mengikuti persiapan menuju Liga Voli Korea.

Kemudian, rekan satu tim dari Jatim, Rianita Panirwan Hastia menjelaskan kronologi Megawati akhirnya bisa mendapatkan izin dari Red Sparks untuk bermain di PON 2024.

Rianita menjelaskan bahwa proses untuk mendapat perizinan dari Red Sparks sudah dilobi cukup lama.

Rianita menjelaskan bahwa sejak gelaran Kapolri Cup 2024 lalu, beberapa pihak sudah mencoba untuk melobi agar Megawati bisa tampil membela Jatim. Namun, Red Sparks masih mencoba untuk mempertimbangkan. 

Red Sparks tidak ingin masa persiapan Megawati dalam menghadapi Liga Voli Korea 2024-2025 terganggu, sehingga tim pun ragu untuk mengizinkan Megawati berlaga di PON 2024.

Tim yang dilatih oleh Ko Hee-jin tersebut khawatir jika Megawati mengalami cedera saat bertanding di lapangan. Mengingat Red Spark ingin bersaing dan menargetkan gelar juara pada Liga Korea musim ini. 

“Sebenarnya proses lobi ke Red Sparks sudah dilakukan sejak Kapolri Cup kemarin. Negosiasinya sempat tarik ulur, karena Red Sparks kesannya mau mengizinkan atau enggak, itu ragu,” jelas Rianita.

Megawati yang saat itu tampil di Kapolri Cup 2024 juga tidak bisa menyelesaikan penampilannya bersama Jatim karena dia harus terbang ke Korea Selatan. 

Red Sparks mulai terbuka untuk memberikan izin kepada Megawati saat Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto turun tangan untuk melobi tim voli tersebut.

“Nah berkat lobi dari bapak Kapolda Jawa Timur, Red Sparks akhirnya mengizinkan untuk Megawati bermain,” ucap Rianita.

Karena rentang waktu yang singkat menuju rangkaian persiapan Liga Voli Korea termasuk KOVO Cup 2024, Megawati tentu harus bisa membagi waktu dengan baik.

“Awalnya kita ngira akan berangkat dari Taiwan, tapi Megawati justru ke Indonesianya dari Korea,” jelas Rianita.

Ia juga menjelaskan bahwa Megawati langsung tampil sesaat setelah tiba dari Korea Selatan.

“Baru semalem Mega datengnya, kebetulan saya yang jemput di bandara, dan sore ini langsung bertanding."

Di saat yang sama, Rianita juga menegaskan bahwa fokus Megawati menghadapi KOVO Cup 2024 akhir bulan ini tidak akan terganggu walau tampil di PON 2024.

“KOVO Cup-nya kan kalau gak salah masih satu-dua mingguan, jadi enggak berbenturan, makanya izin dari tim (Red Sparks) keluar buat Mega. Ini kan PON terakhir Mega juga kebetulan, jadi bapak Kapolda sangat antusias dan berusaha keras untuk mengusahakan dia bisa perkuat tim. Besok masih satu pertandingan lagi di final, Megawati masih main,” ungkap Rianita. (ema/mag/jay) 

Editor : Jay Wijayanto
#Liga Voli Korea #pon 2024 #Megawati Hangesti Pertiwi #KOVO Cup 2024 #jatim