RADAR SURABAYA – Puji Cipta Pertiwi, mahasiswa Teknik Lingkungan di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang viral di media sosial lantaran kasus penipuan yang melibatkannya terkuak di media sosial X (eks Twitter).
Kasus ini menjadi viral saat salah satu korban Puji menceritakan kronologi penipuannya dalam unggahan X-nya pada Minggu (1/9) sore. Tidak disangka bahwa total kerugian dari penipuan yang dilakukan Puji telah mencapai total puluhan juta rupiah.
Modus penipuan yang dilakukan Puji berawal dari dirinya yang mengumbar cerita sedih di Komunitas Marah-Marah, suatu komunitas di aplikasi X.
Dirinya bercerita bahwa bapaknya tengah ditipu rekan bisnisnya sehingga tidak dapat membiayai uang kuliah tunggal (UKT) dirinya di semester tujuh.
Dengan mengumbar nasib malangnya di medsos, Puji pun mendapat banyak simpati dari warga net hingga berkenan meminjamkan uang dan terkumpul sekitar Rp50 juta untuk membayar UKT-nya.
Namun bukannya membayarkan uang pinjaman itu untuk membayar UKT, Puji malah ketahuan memakai uang hasil menipu itu untuk pergi dugem ke klub malam, liburan di hotel, membeli IPhone, hingga makan-makan di restoran mahal.
Seorang korban yang mungkin heran dengan gaya hedon Puji, kemudian mengungkapkan kebenarannya lewat tautan unggahan di X bahwa selama ini dirinya ditipu oleh sosok Puji.
Namun, ternyata bukan dirinya seorang yang menjadi korban. Setelah tautan itu diunggah, kolom komentar dibanjiri oleh korban-korban Puji yang lain.
Tidak hanya menipu soal dirinya yang tidak bisa membayar UKT, Puji ketahuan juga sering mencuri uang dan barang-barang milik teman dan orang-orang di sekitarnya.
Dirinya juga mengaku telah wisuda kepada orang tuanya hingga membawa mereka ke gedung tempat acara wisuda digelar. Tidak tanggung-tanggung, Puji mencuri ijazah salah satu mahasiswi Undip yang wisuda hari itu.
Puji sudah beberapa kali dimintai pertanggungjawaban oleh para korban hingga meminta untuk bertemu langsung.
Para korban mengakui bahwa saat berhadapan dengannya, Puji tidak pernah memperlihatkan raut wajah bersalah.
Oleh karena itu, para korban mengunggah wajah Puji di akun X mereka agar netizen lain bisa membantu memberikan sanksi sosial.
Kini, Puji telah menerima sanksi sosial hingga akun-akun media sosialnya telah diubah menjadi akun yang pribadi (private). Orang-orang yang tidak mengikuti akun milik Puji tidak lagi bisa berinteraksi dengan akun itu.
Berdasarkan laman PPDikti, Puji tercatat sebagai mahasiswi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Ia masuk sebagai peserta didik baru tahun 2020 dengan jurusan Teknik Lingkungan.
Status kemahasiswaan Puji pun masih tercatat aktif hingga 2024/2025 ganjil.
Kini potret Puji yang tertangkap usai ketahuan melakukan penipuan beredar di sosial media. Ia terlihat tak berekspresi sewaktu dihadapkan dengan korban penipuan uang donasi. (aul/mag/jay)
Editor : Jay Wijayanto