Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kenapa Paus Fransiskus Kunjungi Indonesia? Jadi Sorotan Media Lantaran Tidak Mau Menginap di Hotel dan Pakai Mobil Biasa

Jay Wijayanto • Selasa, 3 September 2024 | 20:25 WIB
Photo
Photo

RADAR SURABAYA – Paus Fransiskus seorang Pemimpin Gereja Katolik Dunia tiba di Jakarta hari ini, Selasa (3/9).

Paus ke-266 itu melakukan serangkaian kegiatan di Indonesia mulai dari tanggal 3-6 September 2024. Perjalanan ini akan menjadi perjalanan Apostoliknya yang ke-45 ke luar negeri.

Dalam kunjungan ini, Paus tidak hanya mengunjungi Indonesia. Memang Indonesia adalah negara pertama yang dikunjungi Paus dalam perjalanannya kali ini.

Setelah agenda di Indonesia selesai, Paus akan bertolak ke Papua Nugini, Timor Leste, dan akan mengakhiri perjalanannya di Singapura pada 13 September 2024.

Dari keempat negara itu, Papua Nugini dan Timor Leste yang memiliki mayoritas penduduk Kristen/Katolik. Sementara Singapura, mayoritas penduduk beragama Buddha.

Lantas mengapa Paus Fransiskus justru mengawali tur ini di Indonesia, negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia?

Profesor studi Katolik dari Case Western Reserve University, Jonathan Tan mengatakan bahwa Paus melakukan kunjungan ke Indonesia dengan mayoritas penganut agama Islam terbesar di dunia.

Karena, Paus ingin membangun relasi dengan negara-negara mayoritas Muslim untuk meredam ketegangan antara Islam dan Katolik Kristen. 

“Saya rasa karena sejak lama, ada ketegangan, kesalahpahaman sepanjang sejarahnya. Saya rasa Paus ingin membuka jalan hubungan yang baru, yang tidak defensif,” ujar Jonathan kepada BBC News Indonesia.

Paus Fransiskus mendarat di Indonesia sekitar pukul 11.30 WIB pagi ini (3/9). Setelah tiba di Jakarta Paus Fransiskus diagendakan bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Rabu, 4 September 2024.

Di hari itu juga Paus dijadwalkan bertemu dengan perwakilan gereja serta komunitas umat Katolik lainnya.

Pada 5 September, ia akan mengikuti dialog antaragama di Masjid Istiqlal, Jakarta. Dan sore harinya, Paus akan memimpin misa akbar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) yang akan dihadiri 80.000 umat Katolik dari seluruh Indonesia.

Dalam kunjungannya ke Indonesia pertama kali ini, Paus Fransiskus dikabarkan tak akan menginap di hotel.

“Beliau memilih tinggal di Kedubes Vatikan di Indonesia. Yang di hotel rombongannya,” ujar Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo kepada awak media, Senin (2/9).

Paus juga disebut terbang ke Indonesia menggunakan pesawat komersil ALITALIA. Meski terbang dengan pesawat komersil, namun pesawat itu disewa khusus untuk Paus dan rombongannya.

Paus Fransiskus juga disebut enggan menggunakan mobil mewah selama kunjungannya ke Indonesia pada 3-6 September 2024.

Ia lebih memilih menggunakan mobil yang sehari-hari digunakan warga kebanyakan. Ketua Panitia Kunjngan Paus Fransiskus ke Indonesia, Ignasius Jonan mengatakan mobil yang yang dimaksud adalah Toyota Kijang Innova Zenix.

“Civil car yang digunakan oleh Sri Paus itu Toyota Kijang Innova Zenix ya,” kata Jonan di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Senin (2/9).

Menanggapi hal tersebut, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir, memuji Paus Fransiskus yang tak berkenan menginap dihotel berbintang saat berkunjung ke Indonesia.

Terlebih lagi, Paus Fransiskus menggunakan pesawat komersial pada kunjungannya tersebut. Dia berharap sifat itu dapat menjadi inspirasi bagi pemimpin bangsa.

“Hal itu menunjukkan sifat keteladanan yang dapat menjadi inspirasi penting bagi para pemimpin bangsa ditingkat nasional dan ranah global,” ucap Haedar pada keterangan tertulis, Selasa (3/9). (bel/mag/jay) 

Editor : Jay Wijayanto
#paus fransiskus #indonesia