Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Oplos Miras dengan Parfum, Tiga Pemuda di Mungkid Magelang Tewas

Nurista Purnamasari • Jumat, 30 Agustus 2024 | 02:24 WIB
MAKAN KORBAN: Petugas memasang garis polisi di rumah yang diduga untuk mengoplos miras di Paremono, Mungkid, Magelang.
MAKAN KORBAN: Petugas memasang garis polisi di rumah yang diduga untuk mengoplos miras di Paremono, Mungkid, Magelang.

RADAR SURABAYA – Tiga orang pemuda di Desa Paremono, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa tengah, tewas usai pesta minuman keras (miras) oplosan. Mereka diketahui mencampur miras dengan parfum.

Sebanyak tujuh orang mengikuti pesta miras tersebut, yakni MBS, 20, MF, 25, dan WOT 20 meninggal dunia, kemudian AM dan AB masih dirawat di RSUD Merah Putih. Sedangkan B dan MM hanya mengalami panas di tenggorokan.

Diketahui pesta miras dilakukan pada Minggu (25/8) malam. Para korban mulai merasakan reaksi atau efek miras oplosan pada Senin (26/8). Para korban mengeluhkan sesak nafas, mual dan muntah-muntah.

Kapolsek Mungkid AKP Maryanto mengatakan, korban ketiga berinisial WOT, warga Dusun Paremono, meninggal Kamis (29/8) pukul 15.00 WIB. WOT juga sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Merah Putih Magelang.

"Iya (korban meninggal bertambah satu). Iya (total tiga orang)," kata Maryanto.

Hal yang sama juga dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polresta Magelang Kompol Muhammad Fachrur Rozi. Korban meninggal setelah pihak keluarga membawanya pulang.

"Barusan diinformasikan meninggalnya di rumah. Karena keluarga korban informasinya (memaksa rumah sakit) agar korban pulang, padahal yang bersangkutan di-ventilator di ICU dibawa pulang (beberapa menit meninggal)," katanya.

Fachrur mengatakan, telah mengirim sampel bekas muntahan korban, urine, air liur, serta darah korban ke tim Labfor Polda Jateng.

"Karena di sini secara kimia (pemeriksaan) nggak mampu di RS maupun di laboratorium yang punya pemda. Jadi, kami kirim Polda. Tinggal menunggu hasil dari sana," ujarnya.

Lebih lanjut, Fachrur menjelaskan bahwa korban lainnya saat ini masih harus menjalani perawatan intensif. Kedua korban juga belum bisa dimintai keterangan.

"Belum bisa ditanyai. Kalau kita nanyai ke mereka, mereka hanya undangan bukan yang meracik," ucapnya. (nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Mungkid #miras #miras oplosan #magelang #pemuda #minuman keras #meninggal dunia