Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Siswi SMP di Bekasi Akhiri Hidup Tabrakkan Diri ke Kereta Relasi Surabaya-Jakarta, Tulis Wasiat: Dede Nyusul Bapak Ya Mah, Maafin Neng

Jay Wijayanto • Kamis, 29 Agustus 2024 | 22:54 WIB
JELAS: Surat wasiat yang ditulis korban ditemukan petugas kepolisian di lokasi kejadian.
JELAS: Surat wasiat yang ditulis korban ditemukan petugas kepolisian di lokasi kejadian.

RADAR SURABAYA – Seorang siswi SMP berinisial P berusia 14 tahun ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan setelah diduga sengaja menabrakkan dirinya ke kereta api yang melaju ke Stasiun Lemah Abang, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (27/8).

Video kejadian ini viral di media sosial. Apalagi, ditemukan sebuah surat wasiat tentang alasan korban bunuh diri dilindas kereta api. 

Siswi tersebut ditemukan terbaring di jalur kereta api sebelum akhirnya tertabrak oleh KA 61 Sembrani yang melaju dari arah Surabaya menuju Jakarta.

“Korban diduga bunuh diri dengan terbaring di jalur KA,” ujar Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Sutrisno, kepada wartawan. 

Sutrisno mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada sekitar pukul 15.45 WIB. Saksi di lokasi juga mengatakan sempat melihat korban berbaring di rel sebelum tertabak kereta.

“Melihat korban terbaring di jalur 2 kereta api Km 47.600. Tidak lama kemudian, melintas KA 61 Sembrani Surabaya-Jakarta dari timur, kemudian korban langsung tertabrak,”

Setelah kejadian tersebut, ditemukan barang-barang korban beserta surat wasiat di sekitar lokasi kejadian.

Ini isi surat wasiat korban yang ditemukan polisi:

"Saya neng Putriyan, saya tinggal di deket pom bensin Al- Barkah Urip Sumoharjo. tolong siapapun yang temui surat ini, tolong sampaikan kepada ibu saya (Mulyanah). Mah Maafin Dede belum bisa jadi yang terbaik buat mamah, Dede selalu nyusahin mamah. Untuk hari ini Dede gak bisa pulang kerumah mamah. Dede pengen ngikut bapak, soalnya bapak di kuburan. Dede nyusul bapak ya mah, maafin neng mah, mamah gak usah mikirin neng. Neng sayang sama mamah. Pesen neng. Neng pengen di kubur samping kuburan bapak. Tolong hubungi nomor ini 0853-1366-5434. Itu no pacar saya," tulis korban.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi untuk kepentingan autopsi dan penyelidikan lebih lanjut. 

Keluarga korban yang datang ke lokasi kejadian tampak sangat terpukul dan tidak bisa menahan kesedihan.

Karena selama ini mereka mengaku korban tidak pernah bercerita tentang permasalahan yang sedang dihadapi. (bel/mag/jay) 

Editor : Jay Wijayanto