Pemain yang berposisi sebagai winger itu harus istirahat selama tiga minggu untuk memulihkan cedera.
Menurut Malik, saat ini kondisi cederanya sudah 90 persen sembuh.
Bahkan dia sudah melakukan pemeriksaan lanjutan dengan hasil yang baik. Terapi pemulihan juga dilakukan Malik agar bisa kembali bermain untuk Persebaya.
"Saat ini sudah fokus ke terapi dan fisio saja. Kemarin sudah periksa lagi hasilnya bagus," kata Malik, Kamis (29/8).
Malik mengaku akan kembali bermain lagi saat melawat ke kandang Persita Tangerang 14 September. "Target main lain saat lawan Persita," ungkapnya.
Mantan pemain Madura United ini juga mengaku agak sedikit kecewa tidak bisa membela Persebaya di awal kompetisi.
Dia terakhir bermain saat pertandingan uji coba melawan Persik Kediri di Stadion GBT Surabaya.
Selain itu Malik juga rencana dipanggil Coach Shin Tae-young untuk memperkuat Timnas Indonesia untuk putaran ketiga kualifikasi piala dunia 2026 zona asia September nanti.
"Kemarin juga sempat di chat, tidak main di Timnas, ya saya jawab karena masih pemulihan cedera. Ya pasti agak kecewa tidak bisa membela Timnas Indonesia dan Persebaya," ujarnya.
Meski demikian dia memiliki keinginan besar untuk bisa main bersama Timnas Indonesia pasca pemulihan dari cedera.
"Ya pasti ingin main di kualifikasi bersama timnas," tegas Malik.
Malik mengalami cedera otot soleus (otot kaki bagian bawah) hanya robek saja, sehingga tidak sampai harus menjalani operasi.
Kini Malik terus melakukan recovery dengan latihan ringan agar siap untuk pertandingan selanjutnya.
Musim lalu Malik bermain bersama Madura United dalam 36 pertandingan, 12 gol dan 4 asis.
Malik menjadi top skor untuk pemain lokal. Dia juga dua musim membela Laskar Sappeh Kerab julukan Madura United.
Di musim 2022/2023 Malik bermain 27 pertandingan, 3 gol dan 2 asis. (rmt)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan