Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Di Masa Pemerintahan Prabowo, Kementerian PUPR Usulkan 2.300 Kilometer Jalan Tol Baru, Dimana Saja Lokasinya?

Nurista Purnamasari • Jumat, 23 Agustus 2024 | 05:30 WIB
INFRASTRUKTUR: Pada pemerintahan Prabowo, Kementerian PUPR mengusulkan penambahan 2.300 kilometer jalan tol baru.
INFRASTRUKTUR: Pada pemerintahan Prabowo, Kementerian PUPR mengusulkan penambahan 2.300 kilometer jalan tol baru.

RADAR SURABAYA – Proyek infrastruktur masih menjadi prioritas pemerintah. Selain sebagai akses masyarakat, juga sebagai pendukung investasi, industri, dan perdagangan.

Dalam masterplan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), diusulkan Pembangunan jalan tol baru sepanjang 2.300 kilometer (km).

Usulan jalan tol baru tersebut untuk dibangun pada masa pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra S. Atmawidjaja menjelaskan, nilai dari usulan 2.300 km tol baru tersebut mencapai Rp 460 triliun.

“Kalau 2.300 km ya kira-kira asumsinya kan satu kilometer Rp 200 miliar rata-rata. Jadi, Rp 460 triliun untuk 2.300 kilo itu,” tuturnya di Kantor Kementerian PUPR, Kamis (22/8).

Endra menjelaskan, pembangunan 2.300 tol baru itu bakal dilaksanakan di wilayah Jalan Tol Trans Sumatera, penyelesaian beberapa ruas Tol Trans Jawa hingga pengadaan jalan Tol di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Namun, Endra menekankan usulan masterplan di sisi konektivitas itu masih akan sepenuhnya dilimpahkan pada pemerintahan baru.

Eksekusi finalnya, nanti akan secara lebih lanjut ditetapkan pasca 20 Oktober 2024.

“Itu kan dikembalikan kepada prioritas pemerintah baru. Itu kan perlu dukungan pendanaan dukungan kebijakan, dukungan pelaksanaan skema-skemanya,” jelasnya.

Endra menambahkan, rencana pembangunan 2.300 km tol baru itu melanjutkan semangat Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah membangun sepanjang 2.700 km jalan tol baru selama dua periode kepemimpinannya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengungkap sederet capaiannya membangun sarana infrastruktur selama 10 tahun menjabat sebagai Presiden RI.

Salah satunya, telah membangun jalan tol baru sepanjang 2.700 km.

Dalam agenda Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR dan DPD Tahun 2024, Jokowi menyebut komitmen pembangunan infrastruktur nasional dilakukan guna memperkokoh fondasi dan melahirkan peradaban baru RI.

Alhamdulillah, selama 10 tahun ini kita telah mampu membangun sebuah fondasi dan peradaban baru, dengan pembangunan yang Indonesia sentris, membangun dari pinggiran, membangun dari desa dan membangun dari daerah terluar,” kata Jokowi di Jakarta, Jumat (16/8). 

Selain membangun 2.700 km tol baru, Jokowi merinci selama kepemimpinannya RI telah membangun 366.000 km jalan desa.

Kemudian, 1,9 juta meter jembatan desa, dan 6.000 km jalan nasional. Selanjutnya, adapula 50 pelabuhan dan bandara baru, 43 bendungan, dan 1,1 juta hektare jaringan irigasi baru. 

Pengembangan dan penambahan infrastruktur memang menjadi mendorong perekonomian sekaligus memberikan multiplier effect.

Hadirnya infrastruktur yang memadai memang menjadi salah satu kriteria tingginya penanaman modal. (bis/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#kementerian PUPR #IKN #Tol Trans Jawa #prabowo #jalan tol