Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tata Cara Salat Idul Adha dan Niatnya, Pelajari agar Ibadah Berjalan Khusyuk dan Sesuai Syariat

Jay Wijayanto • Minggu, 16 Juni 2024 | 16:22 WIB
Ilustrasi persiapan salat Idul Adha.
Ilustrasi persiapan salat Idul Adha.

SEBENTAR lagi, umat Muslim akan menjumpai hari raya Idul Adha.

Yang membuat hari raya Idul Adha spesial adalah kegiatan berkurban hewan ternak yang dilakukan untuk memperingati peristiwa saat Nabi Ibrahim As diperintahkan oleh Allah Swt untuk mengurbankan putranya, Nabi Ismail As.

Pada hari itu, umat Muslim juga akan melaksanakan salat Idul Adha yang tidak dilakukan di hari-hari biasa.

Untuk memahami langkah-langkahnya dengan baik, simak tata cara salat Idul Adha berikut ini.

1. Niat

Niat wajib dilakukan untuk mengawali ibadah salat Idul Adha. Apabila menjadi makmum sebut “imâman”, sebaliknya jika menjadi makmum dalam salat berjamaah sebut “makmûman”.

أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَـــالَى

Artinya:

“Aku berniat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”

2. Takbiratul Ihram

Takbiratul ihram sebagaimana salat biasa.

أللهُ أَكْبَرْ

Artinya:

“Allah Maha besar.”

3. Membaca doa iftitah

Membaca doa iftitah seperti salat biasa.

اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا. اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْاَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ. لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ اُمِرْتُ وَاَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ"

Artinya:

“Allah Maha Besar lagi sempurna kebesaran-Nya, segala puji hanya kepunyaan Allah. Maha Suci Allah pagi dan petang. Sesungguhnya aku hadapkan wajahku (hatiku) kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri, dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan Semesta Alam, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan yang demikian itulah aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan-Nya. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim.”

4. Takbiratul ihram 7x

Lakukan takbiratul ihram sambil membaca ayat berikut:

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Artinya:

“Allah Mahabesar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Mahasuci Allah, baik waktu pagi dan petang.”

Atau membaca:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Artinya:

“Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah Mahabesar.”

5. Melakukan 1 rakaat salat seperti biasa

Membaca Al-Fatihah seperti biasa, kemudian membaca surat Al A’la, rukuk, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud, kemudian berdiri lagi seperti salat biasa.

6. Takbiratul Ihram 5x

Lakukan takbiratul ihram kembali sambil membaca ayat berikut:

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Artinya:

“Allah Mahabesar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Mahasuci Allah, baik waktu pagi dan petang.”

Atau membaca:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Artinya:

“Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah Mahabesar.”

7. Akhiri salat seperti salat biasanya

Setelah melakukan takbiratul ihram sebanyak 5x, lakukan rukuk, sujud hingga salam selayaknya salat wajib.

8. Dengarkan khutbah

Apabila melakukan salah id berjamaah di masjid, Imam salat akan menyampaikan khutbah setelah menunaikan salat dua rakaat. Dengarkanlah khutbah untuk menambah ilmu terkait agama Islam. (sha/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#umat muslim #Niat Salat #Nabi Ismail #nabi ibrahim #salat idul adha #kurban