Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Semangat Perdamaian Hadir dalam World Water Forum 2024 Bali, Ini Tiga Poin yang Konsisten Didorong Indonesia

Nofilawati Anisa • Rabu, 22 Mei 2024 | 00:33 WIB
KOMITMEN: Presiden Jokowi menyebut World Water Forum ke-10 yang saat ini sedang berlangsung di Bali sebagai forum penting kerja sama dunia dalam mengatasi persoalan air global. (IST/WORLD WATER FORUM)
KOMITMEN: Presiden Jokowi menyebut World Water Forum ke-10 yang saat ini sedang berlangsung di Bali sebagai forum penting kerja sama dunia dalam mengatasi persoalan air global. (IST/WORLD WATER FORUM)

RADAR SURABAYA - Indonesia membawa semangat perdamaian dalam diplomasi air atau hydro-diplomacy di perhelatan akbar 10th World Water Forum (WWF) yang berlangsung di Bali, 18 hingga 25 Mei.

Dengan kerja sama dan komitmen yang kokoh, Indonesia ikut memastikan bahwa air harus bisa menjadi penyokong terciptanya perdamaian, stabilitas, pertumbuhan, kemajuan, dan kesejahteraan bagi semua makhluk hidup di Planet Biru ini.

Hal ini ditunjukkan oleh 13 pemimpin delegasi yang menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) WWF ke-10 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, Provinisi Bali.

Para pemimpin delegasi yang hadir makin memperkuat upaya kerja sama dan kolaborasi dalam mengatasi masalah pengelolaan air dan sanitasi global.

Kehadiran 13 pimpinan dari berbagai unsur tersebut menandakan WWF ke-10 membuka peluang para pemangku kepentingan itu menjalin kolaborasi berkaitan dengan solusi air dan sanitasi.

Sebab, dalam pertemuan tingkat tinggi itu, para pemangku kepentingan itu akan saling berinteraksi secara intensif untuk menghasilkan kesepakatan atau komitmen bersama berkaitan dengan solusi air dan sanitasi yang diimplementasikan secara nyata.

Dalam pembukaan WWF ke-10, Senin (20/5), Presiden Joko Widodo (Jokowi) berulang kali menegaskan mengenai pentingnya kerja sama dunia dalam mengatasi persoalan air global.

"Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Forum Air Sedunia yang ke-10 untuk meneguhkan komitmen bersama dan merumuskan aksi nyata pengelolaan air yang inklusif dan berkelanjutan," kata Jokowi.

Dalam Forum Air Dunia ini, terdapat tiga poin yang secara konsisten didorong Indonesia.

Pertama meningkatkan prinsip solidaritas dan inklusivitas untuk mencapai solusi bersama negara-negara pulau kecil dan yang mengalami kelangkaan air.

Kedua, melakukan hydro diplomacy untuk kerja sama konkret dan inovatif menghindari persaingan dalam pengelolaan air lintas batas.

Ketiga memperkuat political leadership sebagai kunci sukses kerja sama menuju ketahanan air berkelanjutan.

Melalui forum ini, Indonesia juga mengangkat empat inisiatif baru, yaitu penetapan world lake day, pendirian center of excellence di Asia Pasifik, tata air berkelanjutan di negara pulau kecil, serta penggalangan proyek-proyek air.

Presiden Jokowi menyebut, air bukan sekadar produk alam tetapi produk kolaborasi yang mempersatukan kita, sehingga butuh upaya bersama untuk menjaganya.

Presiden Jokowi berharap, antarpemangku kepentingan yang hadir dalam ajang WWF ke-10 dapat menjalin kerja sama di masa depan.

“Jadikan, ajang Forum Air Dunia sebagai pintu masuk untuk memperkuat alinan kerja sama, khususnya dalam solusi air dan sanitasi,” tegas Presiden. (eti/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#bali #Diplomasi air #Presiden Jokowi #world water forum 2024 #pengelolaan air #Konferensi Tingkat Tinggi