SURABAYA - Manajer Sistem Distribusi Barat PDAM Surya Sembada Surabaya, Hudi Sungkono, 50, ditemukan meninggal dunia di dalam mobilnya yang terparkir di depan minimarket di Jalan Letjend Sutoyo, Waru, Sidoarjo, Selasa malam (6/2).
Almarhum ditemukan meninggal dunia dalam posisi bersandar di kursi pengemudi di mobilnya Toyota Avanza nopol L 1581 TN.
Mobil warna abu-abu itu terparkir di depan minimarket depan kantor Gudang Garam di kawasan Medaeng, Bungurasih, dalam kondisi lampu depan masih menyala.
Manajer Humas PDAM Surya Sembada Surabaya, Saptarini membenarkan bahwa korban Manager PDAM Surabaya, yakni Hudi Sungkono.
“Lihat di grup Whatsapp ada berita duka. Benar itu manajer PDAM Surabaya,” ungkap Saptarini, Rabu (7/2).
Ia menambahkan, korban saat ini sudah dibawa keluarganya dan petugas ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya.
Namun, Saptarini tidak mengetahui pasti kronologi kejadian dan kemungkinan penyebab kematian korban. “Saya tidak tahu kronologinya, infonya di rumah sakit,” ujarnya.
Melalui akun Instagram PDAM Surya Sembada, Rabu (7/1), ada postingan ucapan duka cita yang menyebutkan bahwa Manajer Sistem Distribusi Barat PDAM Surya Sembada, Hudi Sungkono, telah meninggal dunia.
Postingan dari akun IG PDAM Surya Sembada itu demikian:
Direksi dan karyawan PDAM Surya Sembada Kota Surabaya mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya:
Bapak Hudi Sungkono (Manajer Sistem Distribusi Barat PDAM Surya Sembada)
Semoga almarhum diterima amal ibadahnya, diampuni segala kekhilafannya dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan keikhlasan.
Aamiin Yaa Robbal Aalamiin
Postingan itu mendapat berbagai komentar ungkapan duka cita dari rekan beliau di PDAM dan para netizen. "Panjenengan oran Baik Pak, IinsyaAllah Husnul khotimah," kata salah satu pegawai PDAM dalam postingan tersebut. (jay)
Editor : Jay Wijayanto