JAKARTA - Pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berpotensi meraih kemenangan di Pilpres 2024. Terlebih, jika pilpres 2024 berjalan dua putaran, keduanya mampu mengalahkan pesaingnya baik Ganjar Pranowo-Mahfud MD maupun Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
"Dalam data survei terbaru kami bisa dilihat, Prabowo-Gibran unggul secara head-to-head,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, dikutip YouTube IPI Minggu (10/12/2023).
Dalam survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia (IPI) 23 November hingga 1 Desember 2023 memperlihatkan dalam simulasi head to head Prabowo-Gibran unggul. Seperti Prabowo-Gibran mengalahkan Ganjar-Mahfud dengan hasil 56,3 persen, selisih jauh yakni 27,3 persen dengan Ganjar-Mahfud mendapat 29 persen.
Hasil tidak jauh berbeda juga ditunjukkan jika Prabowo-Gibran bertemu Anies-Muhaimin. Prabowo-Gibran tetap unggul dengan mendapat dukungan sebesar 57,2 persen dan Anies-Muhaimin dengan perolehan 27,9 persen.
Tentu itu menjadi bukti konkret Prabowo-Gibran elektabilitasnya tidak terkalahkan dari pesaingnya. Sehingga membuat keduanya mendapatkan peluang lebih besar untuk memenangkan Pilpres 2024 mendatang.
Tingginya elektabilitas Prabowo-Gibran itu diperkuat dengan kesolidan pendukung Prabowo-Gibran yang berada di angka 81,4 persen. Perolehan itu mengalahkan duet PDI-Perjuangan Ganjar-Mahfud dengan 78,9 persen dan Pasangan Koalisi Persatuan untuk Perubahan (KPP) Anies-Muhaimin dengan 78,1 persen.
“Pendukung kuat Prabowo-Gibran cenderung lebih besar ketimbang pendukung kuat mas Anies-dan mas Ganjar,” pungkas Burhanuddin. (*/Jay)
Editor : Jay Wijayanto