Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pemadaman Kebakaran di Gunung Bromo Terus Dilakukan, 274 Hektare Lahan Terdampak

Nofilawati Anisa • Selasa, 12 September 2023 | 18:58 WIB
MASIH MENYALA: Kondisi kebakaran di bukit Teletubbies Bromo. (DOK.JAWAPOS.COM)
MASIH MENYALA: Kondisi kebakaran di bukit Teletubbies Bromo. (DOK.JAWAPOS.COM)

SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan saat ini Pemprov Jatim dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Bromo terus berlangsung.

Ia menambahkan untuk Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ditutup sementara bagi wisatawan. Wisatawan masih bisa menikmati indahnya sun rise lewat Seruni Point.

Emil menyayangkan perilaku oknum pengunjung yang tidak bisa menjaga kelestarian alam. Ia berharap hal tersebut tidak terulang kembali.

"Kami berharap agar masyarakat tidak.membuat kerusakan dan pencemaran," terangnya, Senin (11/9).

Lebih lanjut mantan Bupati Trenggalek ini mengimbau pada musim kemarau yang lebih panjang dari tahun sebelumnya ini, agar masyarakat tidak membakar sampah sembarangan.

"Lebih baik dibawa ke TPA, jangan menggunakan pembakaran sendiri, ini akan menimbulkan pencemaran udara," katanya.

Sementara itu Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim Satriyo Nurseno menyebutkan lebih dari 274 hektare lahan di Bromo terdampak kebakaran.

"Saat ini kondisinya sudah lebih baik dari puncaknya beberapa hari lalu. Namun memang masih ada sisa-sisa kebakaran dan titik api," ujarnya.

Kepala Balai Besar TNBTS selaku pengelola wisata Bromo Tengger Semeru Hendro Wijanarko memastikan bahwa saat ini enam titik api dipastikan sudah padam. Tersisa hanya satu titik api saja.

"Kalau satu titik api yang terlihat ini berada di Gunung Watangan. Jadi kami benar-benar pastikan dulu kalau api atau asap di sekitar area Gunung Watangan ini tidak ada lagi," ungkap Hendro.

Terkait pemadaman, Hendro menyebutkan bahwa TNBTS telah mengirimkan tim tambahan untuk membantu tim yang sudah ada di lokasi. Untuk proses pemadaman itu, para petugas TNBTS bahkan melakukannya hingga malam hari.

"Bahkan untuk pemadaman bisa juga dilakukan di malam hari sambil memantau munculnya titik api baru," pungkasnya. (mus/rak)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Water Booming #kebakaran gunung bromo