Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pelaku Begal ABG di Karang Pilang Masih Remaja

Lambertus Hurek • Selasa, 27 Juni 2023 | 01:44 WIB

 

 

DIPERBAN: Wadi Anggara menunjukkan punggung anaknya, RD, yang luka terkena bacokan. (MAHRUS/RADAR SURABAYA)
DIPERBAN: Wadi Anggara menunjukkan punggung anaknya, RD, yang luka terkena bacokan. (MAHRUS/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Dua remaja berusia 16 tahun, RD dan RF, warga Jalan Sememi, Gang Asri IV, Surabaya, dibegal di Jalan Mastrip Karang Pilang. Komplotan pembegalnya pun diduga masih berusia remaja.

 Saat ditemui di rumahnya, RD mengaku masih syok dan trauma. Sama-samar ia masih ingat sosok pelaku yang masih muda alias anak baru gede (ABG). "Tapi masih lebih tua pelaku. Kira-kira seumuran anak SMA," ujar RD kepada Radar Surabaya, Senin (26/6).

 RD mengungkapkan, pelaku diduga sudah sengaja mencari sasaran di jalan raya. Sebab, mereka membawa sajam dan mengendarai motor tanpa plat. "Motor pelaku Yamaha Mio warna hitam ungu, platnya dilepas semua. Jadi, sudah siap," katanya.

Sementara itu, ayah korban, RD Wadi Anggara, menambahkan, Senin siang (26/6), dirinya bersama RD diajak polisi ke lokasi kejadian. Polisi menelusuri dan mengumpulkan bukti CCTV yang ada di kawasan Citraland, Surabaya. "Pelaku terekam CCTV," ucapnya.

 Kapolsek Lakarsantri Kompol Hakim saat dikonfirmasi menyebut polisi masih melakukan proses penyelidikan. "Masih lidik," terangnya.

Sebelumnya, seorang remaja RD, 16, warga Jalan Sememi, Gang Asri IV, RT 10, Sememi, Benowo, menjadi korban begal seusai mengantar temannya, RF, 16, warga RT 11, Sememi, membeli ikan hias di Jalan Mastrip, Karang Pilang Surabaya. Korban dibegal tiga pelaku di kawasan Jalan Made Lakarsantri, Surabaya, Kamis dini hari (22/6).

Akibat aksi pelaku, ponsel milik korban dan temannya raib. Tak hanya itu. Pelaku juga membacok punggung korban RD hingga luka parah.

Aksi pembegalan bermula saat RD bersama temannya melintas di Jalan Citraland ke arah Made, Kamis sekitar pukul 00.30. Korban saat itu hendak pulang, usai menemani temannya untuk membeli ikan hias di kawasan Jalan Mastrip Karang Pilang. Karena tutup, korban kembali bermaksud pulang.

Apesnya, saat melintas di kawasan Citraland korban berpapasan dengan pelaku. Setelah itu korban dikejar tiga orang pelaku berboncengan motor Yamaha Mio.

 Korban sudah menggeber motor. Apesnya, topi teman korban jatuh. Lalu putar balik dan mengambil topi. Pelaku lalu menghadang korban di Jalan Made. "Pelaku lalu menodong anak saya dan temannya. Yang diminta HP, sudah diserahkan. Terus salah satu pelaku membacok punggung anak saya," ujar Wadi Anggara, ayah korban. (rus/rek)

Editor : Lambertus Hurek
#bandit karang pilang #begal Surabaya