"Diplomasi Pak Erick Thohir masuk kategori bagus, unggul, dan bisa diandalkan. Sejauh ini beliau mampu menjalankan tugas-tugas strategis dan bersifat urgent bisa berjalan baik," terang Pengamat Politik Surokim Abdussalam, pada Kamis, (10/03).
Sebagaimana diketahui, pengadaan vaksin dari luar negeri dalam program pemerintah, yakni vaksinasi nasional, tentu tak lepas dari kerja diplomatik yang dilakukan oleh Erick Thohir. Dan yang baru terjadi kemarin, pertemuan bilateral dengan Tony Blair dan dukungan dari mantan PM Inggris terhadap perusahaan-perusahaan BUMN di Indonesia, dan di seluruh dunia, agar dapat berperan signifikan dalam mendukung pemulihan global serta pencapaian tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan lewat The Tony Blair Institute for Global Change (TBI).
Lebih lanjut, Surokim yang juga Peneliti Senior Surabaya Survey Center (SSC) ini mengapresiasi bagaimana kemampuan manajerial yang dimiliki oleh Erick Thohir. Sehingga membuat Kementerian BUMN mendapatkan apresiasi dan citra positif dari masyarakat.
"Dalam situasi mendesak pun, kemampuan manajerial dan aksi Pak Erick Thohir cukup bisa diandalkan," ungkap Surokim.
Tak hanya itu, kemampuan manajerial Erick Thohir juga dapat terlihat dari keberhasilan program dan kebijakan yang diterapkannya. Baik dalam mentransformasi Kementerian BUMN, maupun upaya sinergi dan kolaborasi yang dilakukan, baik antar maupun lintas kementerian.
"Pak Erick Thohir juga mampu bekerja sama dan berkolaborasi baik dengan kementerian yang lain. Itu juga menjadi kekuatan manajerial Pak Erick Thohir," lanjut Surokim.
Oleh sebab itu, Surokim memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja dan kemampuan yang dimiliki oleh Erick Thohir. Mengingat Erick Thohir adalah orang baru di pemerintahan dan tentunya tidak mudah untuk memuluskan sejumlah program dan kebijakan yang dilakukan untuk kepentingan masyarakat.
"Tidak mudah bagi menteri baru, dan Pak Erick Thohir kan juga generasi muda di jajaran kabinet. Tapi bisa dan mampu berkolaborasi dengan baik, bisa ketemu chemistry dengan para senior yang sudah berpengalaman di kabinet dan di politik nasional, itu menunjukkan kematangannya," tutup Surokim. (*/rud/jay) Editor : Administrator