Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Unesa Apresiasi Atlet PON Jatim, Beasiswa hingga S3 dan Pembebasan Skripsi

Lambertus Hurek • Rabu, 3 November 2021 | 03:35 WIB
Rektor Unesa Prof Dr  Nurhasan memberikan apresiasi kepada mahasiwa Unesa yang sukses meraih medali di PON XX Papua 2021. (IST)
Rektor Unesa Prof Dr Nurhasan memberikan apresiasi kepada mahasiwa Unesa yang sukses meraih medali di PON XX Papua 2021. (IST)
SURABAYA - Sebanyak 98 mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang berlaga di PON XX Papua akan mendapatkan prioritas utama dari Unesa. Selasa (2/11) siang para atlet disambut Rektor Unesa Prof Dr Nurhasan., M.Kes dan Ketua Harian KONI Jatim, Muhammad Nabil di gedung rektorat Unesa lantai 11.

Kepada para atlet tersebut Rektor Unesa Prof Nurhasan menegaskan akan memberikan perhatian. Perhatian itu berupa beasiswa mulai dari S1 hingga jenjang S3 dan pembebasan tugas akhir atau skripsi. Unesa menjadi penyumbang atlet terbanyak dan juga medali. Total yang telah diraih para mahasiswa atlet tersebut 16 emas, 22 perak, 24 perunggu.

"Kami turut bangga kepada para atlet dari Unesa yang sudah berjuang habis-habisan demi prestasi yang membanggakan untuk Unesa dan untuk Jatim. Jadi kami akan berikan apresiasi berupa beasiswa sampai dia selesai S1, kemudian beasiswa S1, S2 dan S3. Selanjutnya beasiswa lagi kepada mereka yang masih punya persoalan beasiswa ketika mereka studi," katanya, Selasa (2/10).

Nurhasan menegaskan bahwa seluruh mahasiswa atlet Unesa tidak boleh putus kuliah. Ia pun langsung memberikan mandat kepada seluruh dekan yang hadir dalam penyambutan atlet, agar terus mengawasi para atlet sampai tuntas studi dan memperoleh gelar sarjana.

"Jadi, untuk atlet tidak boleh putus di tengah jalan kuliahnya. Tolong kepada dekan-dekan untuk mengawasi kuliahnya. Kalau ada problem langsung hubungi saya (Nurhasan)," tegasnya.

Selain memberikan penghargaan bagi peraih medali, Unesa juga memberikan penghargaan bagi mahasiswa yang tampil pada ajang olahraga empat tahunan tersebut. "Semua yang ikut PON akan dibebaskan skripsi. Ada 98 mahasiswa, semuanya bebas skripsi. Itu merupakan apresiasi lembaga kepada mahasiswa. Mereka yang sudah berjuang tiga hingga empat tahun dan luar biasa membantu dan membawa marwah olahraga untuk kepentingan masyarakat Jatim," kata Nurhasan.

Nurhasan berharap apa yang dilakukan Unesa dapat dicontoh perguruan tinggi lain sebagai bentuk penghargaan terhadap jerih payah atlet. Perguruan tinggi mempunyai kewajiban untuk memberi wadah meningkatkan prestasinya melalui pengembangan Sport Science dan memberikan apresiasi jika mereka sudah selesai menjadi atlet.

Ketua Harian KONI Jatim Muhammad Nabil mengapresiasi kebijakan dari Rektor Unesa. "Ini kebijakan yang gila dari Rektor Unesa. Kita selalu berfikir bagaimana anak-anak tetap bersekolah. Punya gelar secara akademis. Ternyata sudah dijawab rektor," katanya.

Nabil mengungkapkan KONI Jatim mempunyai konsep agar atlet mempunyai bekal yang cukup untuk masa tuanya. "Karena kita punya konsep jangan sampai menzalimi atlet, memanfaatkan saat berprestasi dan meninggalkan saat purna atlet. Ini sudah dijawab oleh Unesa. Terlepas mereka akan jadi pelatih atau pengusaha, tapi mereka sudah dapat gelar," jelasnya. (rmt/rak) Editor : Lambertus Hurek
#atlet PON bebas skripsi unesa #unesa apresiasi atlet PON #beasiswa atlet PON di Unesa sampai S3