Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Suara MAJU Tertinggal di TPS Sendiri, Unggul di TPS Khofifah

Administrator • Kamis, 10 Desember 2020 | 16:16 WIB
Suara MAJU Tertinggal di TPS Sendiri, Unggul di TPS Khofifah
Suara MAJU Tertinggal di TPS Sendiri, Unggul di TPS Khofifah
SURABAYA - Dari hasil penghitungan suara di TPS 25 Kelurahan Soetomo, Kecamatan Tegalsari, pasangan calon nomor 2 Machfud Arifin - Mujiaman (MAJU) tertinggal dari paslon Eri - Armuji (ERJI). Yakni MAJU hanya mendapat 20 suara, sedangkan ERJI mendapat 108 suara.

"Surat suara sah berjumlah 128. Surat suara tidak sah karena rusak sobek ada satu. Total pemilih yang menggunakan hak pilihnya berjumlah 129 dari total DPT 306," ujar Ketua KPPS TPS 25 Chairani, Rabu (9/12).

Chairani menambahkan di TPS 25, ada 306 Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dari angka itu, jumlah pemilih yang datang memberikan hak suaranya hanya 129. "Sedangkan 177 DPT yang tidak menggunakan hak pilihnya," katanya.

Sementara itu di TPS 25 Kelurahan Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo ini merupakan tempat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa  menyalurkan hak pilihnya, Paslon MAJU unggul dari Paslon ERJI. Paslon MAJU memperoleh 104 suara. Sedangkan ERJI memperoleh 92 suara.

Ketua KPPS TPS 25 Jemur Wonosari M Abdul Aziz mengatakan bahwa total ada sebanyak 210 pemilih yang menyalurkan hak pilihnya hari ini. Jumlah pemilih tersebut hanya 45 persen dari total daftar pemilih di TPS tersebut yaitu sebanyak 457 orang. "Sebenarnya daftar pemilih di TPS kami ada 456 orang. Tapi ketambahan pemilih yang pindah memilih di sini satu orang jadi 457 orang. Tapi yang menyalurkan hak pilih hari ini ada 210 orang saja," katanya.

Aziz mengatakan dari jumlah 210 pemilih tersebut, ada 14 suara yang tidak sah. Semua sudah dihitung dan telah diawasi oleh saksi maupun pengawas. "Terkait jumlah pemilih yang terbilang sedikit, Aziz menegaskan bahwa ad hal yang menjadi pengaruh. Salah satunya cuaca yang memang hujan, sehingga turut berpengaruh pada antusiasme pemilih datang ke TPS," jelasnya.

Untuk TPS 09 Kelurahan Dukuh Kupang, Kecamatan Dukuh Pakis yang menjadi tempat Mujiaman menyalurkan hak pilihnya, Paslon ERJI mendapatkan 88 suara, sedangkan 186 suara. Untuk suara tidak sah ada 6 dan jumlah surat suara sah sebanyak 280.

Dari hasil hitung cepat sementara yang dikeluarkan Poltracking, paslon ERJI 57,41 persen, paslon MAJU 42,59 persen. Sedangkan hasil quick count Populi Center, ERJI 56,51 persen, MAJU 43,49 persen. Sementara hasil hitung cepat Charta Politica, ERJI 55,59 persen, MAJU 44,41 persen.

Sedangkan dari hasil quick count yang dilakukan oleh Surabaya Survey Centre (SSC) di 240 TPS  yang dijadikan sample dari 5.144 TPS, tersebar di 154 Kelurahan, 31 Kecamatan yang ada di Kota Surabaya, ERJI mencapai sebesar 57,34 persen sedangkan MAJU mendapatkan 42,73 persen.

"Sehingga kemenangan ERJI atas MAJU pada pilkada Surabaya mencapai 14, 68 persen. Kemenangan ERJI hampir merata di setiap wilayah yang ada di  Surabaya. ERJI berhasil memenangkan 24 Kecamatan. Sedangkan MAJU menang di 7 Kecamatan," jelas Direktur Riset SSC Edi Marzuki

Sementara itu Calon Wali Kota nomor urut 2 Machfud Arifin mengatakan pihaknya bersama tim sedang menyikapi hasil quick count. Ia berkeyakinan bahwa apa yang dilakukan bersama Mujiaman apapun hasilnya ditentukan oleh Tuhan Yang Maha Esa. "Ini baru quick count belum final dari KPU. Kami berterima kasih kepada partai pendukung. Sekali lagi saya harap bersabar tunggu hasil hitungan darI KPU," katanya. (mus) Editor : Administrator
#kecamatan tegalsari #paslon maju #tps 25 kelurahan soetomo #pilkada surabaya