Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jambret Tas Ditangkap dan Dihajar Massa, Satu Tewas Satu Kritis

Administrator • Senin, 11 Mei 2020 | 06:27 WIB
Jambret Tas Ditangkap dan Dihajar Massa, Satu Tewas Satu Kritis
Jambret Tas Ditangkap dan Dihajar Massa, Satu Tewas Satu Kritis

SURABAYA - Satu pelaku jambret meninggal dunia usai dihajar massa di Jalan Raya Nginden, Surabaya. Satu lagi berhasil diamankan dengan luka lebam karena ikut dihajar massa saat kejadian tersebut, Jumat (8/5) malam.


Dua tersangka diketahui MM, 18, warga Jalan Dupak Bangunrejo, Krembangan dan satu MF, 21, warga Jagir, Wonokromo. Mereka terpergok usai menjambret pasutri warga Jalan Ngagel Rejo III, Wonokromo di Jalan Prapen, Wonocolo.


Dari informasi yang dihimpun, kedua tersangka ini menarik tas milik Sri Handayani, 52, yang saat itu dibonceng suaminya Iriyanto. Tas korban ditarik di Jalan Prapen, Wonocolo, depan Dapur Coklat.


Korban yang berteriak jambret membuat beberapa pengendara mengejar pelaku. Hingga di Jalan Raya Nginden, akhirnya kedua pelaku berhasil diamankan setelah terjatuh dari sepeda motornya. Keduanya dihajar massa hingga salah satu dari pelaku meninggal dunia dan satunya masih kritis.


Sementara itu saat dihubungi, Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Iptu Supranoto membenarkan jika lokasi kejadian di wilayahnya. Ia juga sudah mengecek dan berkoordinasi dengan Polsek Gubeng yang menjadi wilayah penangkapan. "Tersangka meninggal di Gubeng. Wilayahnya memang Wonocolo," jelasnya.


Supranoto menjelaskan, untuk kasus tersebut ditangani Polsek Gubeng. "Sudah kami serahkan Polsek Gubeng. Mereka yang menangani kasusnya," katanya saat dihubungi via telepon, kemarin (10/5). (gun)

Editor : Administrator
#polsek gubeng