Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Berkat Bantuan Makan Gratis Cak Machfud, Nenek Kalimah Bisa Sahur

Administrator • Sabtu, 9 Mei 2020 | 00:12 WIB
Berkat Bantuan Makan Gratis Cak Machfud, Nenek Kalimah Bisa Sahur
Berkat Bantuan Makan Gratis Cak Machfud, Nenek Kalimah Bisa Sahur

SURABAYA - Bantuan makan gratis dari Machfud Arifin menyentuh berbagai elemen masyarakat. Tak terkecuali nenek Kalimah, yang hidup sebatang kara di bilangan Banyu Urip.


Nenek Kalimah, seorang lansia berumur 81 tahun yang tinggal seorang diri di gubuk reyotnya yang berlokasi di wilayah Banyu Urip Wetan, tepatnya di Kelurahan Banyu Urip, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya.


Ukuran rumahnya hanya 1,5 kali 3 meter, tidak ada barang mewah semacam TV, kulkas apalagi pendingin ruangan. Yang ada hanya sebuah lemari kecil tempat biasa ia menyimpan pakaiannya, serta tempat tidur dari besi yang sudah lapuk termakan usia dengan alas di atasnya sebuah kasur busa tipis ditutup seprai yang warnanya sudah memudar.


Sehari-harinya nenek Kalimah berprofesi sebagai pedagang baju bekas layak pakai di Pasar Kembang. Tidak begitu jauh dari kediamannya, hanya sekali naik angkutan umum katanya.


Tapi, untuk saat ini, nenek Kalimah tidak bisa selalu melakukan aktivitas dagangnya di pasar. Selain faktor kesehatannya, dampak Covid-19 juga mempengaruhi aktivitasnya.


"Sekarang, saya tidak bisa setiap hari jualan di pasar, selain saya yang mulai sakit-sakitan, corona juga mempengaruhi hasil jualan saya, sehingga untuk mengirit ongkos angkot, paling dua hari sekali saya berangkat ke pasar," kata nenek Kalimah.


Nenek Kalimah sebetulnya mengaku khawatir dengan keadaan yang terjadi sekarang, yaitu soal penyebaran Covid-19. Apalagi di Surabaya sendiri tidak sedikit pasien yang positif terkena virus asal Wuhan, China itu.


"Tapi mau bagaimana, jualan saja ya kadang tidak ada yang beli sama sekali, tidak ada pemasukan, apalagi saya hanya diam di rumah saja," ungkap Nenek Kalimah.


Di tengah keadaan sulit yang sedang Kalimah rasakan, rupanya masih banyak figur yang peduli terhadap keberadaannya.


Seperti yang ditunjukkan oleh sosok Machfud Arifin. Ia dengan relawannya bekerja sama memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, salah satunya dengan pembagian makan sahur gratis untuk warga.


Nenek Kalimah adalah salah satu penerima pembagian sahur tersebut. Senyum nenek Kalimah sangat tampak ketika pasukan sahur Cak Machfud memberinya makanan sebelum memulai puasa Ramadhan.


Sebelumnya nenek Kalimah hanya bisa menyantap separuh nasi sisa dari buka puasa pada sore hari.


"Untuk sahur dan buka, saya beli satu nasi bungkus, setengah untuk buka puasa, setengah lagi untuk sahur, kalo sedang tidak ada uang ya cukup air putih saja," ujar nenek Kalimah.


"Di tengah kondisi sulit seperti ini masih ada pak Machfud yang peduli kepada warga kurang mampu seperti saya, Alhamdulillah bisa nikmat dapat makan sahur gratis,” pungkasnya. (rud)

Editor : Administrator
#cak machfud #pilwali surabaya 2020 #machfud arifin