GRESIK - Aksi perampokan dengan kekerasan terjadi pada warung kopi (warkop) Daimah di Desa Banyu Tengah, Kecamatan Panceng, Selasa (4/2) pukul 00.30 dini hari. Warung yang ditutup pukul 21.00, Senin (3/2) itu dibobol dua orang lewat kamar mandi yang berada di belakang warung tersebut.
Kedua laki-laki tersebut langsung menuju kamar Daimah dan menyeretnya. Korban Daimah juga dipaksa minum bensin oleh kedua pelaku, namun dia menolak. Korban akhirnya dibungkam mulutnya dengan kain. Tidak cukup dibungkam, korban juga diinjak perutnya.
Korban yang ketakutan kemudian menunjukkan tempat penyimpanan uang hasil menabung dari jualannya yang diletakkan di lemari senilai Rp 15 juta. Setelah itu pelaku mengambil emas milik korban seberat 30 gram.
Setelah mengambil barang berharga milik korban, pelaku kabur dengan menggunakan Honda Scoopy warna hitam merah. Dari kejadian itu diperkirakan korban mengalami kerugian Rp 25 juta.
AKP Darsuki, Kapolsek Panceng membenarkan adanya kejadian tersebut. “Benar telah terjadi tindak pidana perampokan dengan kekerasan terhadap korban pemilik warung kopi. Kami melakukan identifikasi pelaku dengan meminta keterangan saksi dan melakukan penyelidikan. Korban masih belum dimintai keterangan.” ujarnya.
Selain memeriksa saksi Khoirul,35, warga Banyutengah dan Aris,30, anak korban yang tinggal di Banyu Tengah, polisi mengamankan barang bukti (BB) sehelai patahan kalung emas dan baju yang dipergunakan membungkam mulut korban Daimah. (yud/han)
Editor : Administrator