SURABAYA - Sepanjang tahun 2019 lalu terjadi 18. 538 peristiwa kecelakaan yang menyebabkan 3. 591 nyawa melayang di jalanan Jawa Timur. Angka itu menunjukkan penurunan korban fatalitas kecelakaan bila dibanding tahun 2018.
Pada tahun sebelumnya, dari catatan analisis dan evaluasi (anev) Polda Jatim tercatat terjadi 22. 231 peristiwa kecelakaan dengan korban meninggal dunia 4. 662 orang akibat kecelakaan.
Apabila diprosentasekan, untuk jumlah peristiwa mengalami penurunan sekitar 16, 61 persen. Sementara untuk angka fatalitas korban meninggal akibat kecelakaan turun 22, 97 persen.
“Penurunan ini terjadi karena tingkat pelanggaran di wilayah Jatim juga menurun,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan.
Sementara, untuk pelanggaran lalu lintas masih didominasi masyarakat yang berprofesi karyawan swasta. Dari catatan kepolisian untuk pengendara roda dua merupakan pengendara yang dominan mengalami kecelakaan lalu lintas.
Untuk kejadian laka menonjol, dan menjadi perhatian Polda Jatim adalah peristiwa laka yang menyebabkan 7 orang tewas di Jalan Raya Malang-Surabaya, Desa Sentul, Purwodadi Pasuruan.
Menyikapi insiden tersebut Polda Jatim bersama jajaran akan fokus melakukan pemantauan kendaraan yang membawa peralatan beban berat di jalan raya.
“Kami perintahkan seluruh anggota untuk melihat dan mengecek kendaraan (yang membawa angkutan beban berat). Kalau terbukti membahayakan kami akan hentikan dahulu,” tandasnya.
Editor : Administrator