Malaria di Jerman Tewaskan 3 Orang, Dikaitkan dengan Bandara Frankfurt

Rahmat Adhy Kurniawan • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 05:18 WIB
Tiga kasus malaria diduga terkait dengan seekor nyamuk yang tiba di Bandara Frankfurt di dalam sebuah pesawat.(dw.com/Rene Traut/Rene Traut Fotografie/picture alliance)
Tiga kasus malaria diduga terkait dengan seekor nyamuk yang tiba di Bandara Frankfurt di dalam sebuah pesawat.(dw.com/Rene Traut/Rene Traut Fotografie/picture alliance)

RADAR SURABAYA – Kasus malaria di Jerman kembali menjadi perhatian setelah seorang warga yang tinggal di dekat Bandara Frankfurt meninggal dunia akibat penyakit tersebut. 

Kematian ini menjadi yang ketiga dalam rangkaian kasus malaria yang diduga berkaitan dengan kawasan Bandara Frankfurt.

Otoritas setempat menyampaikan kabar tersebut pada Kamis. Sebelumnya, dua pekerja Bandara Frankfurt meninggal dunia akibat malaria pada Juli dan Agustus.

Kasus malaria di Jerman tergolong tidak umum. Penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk ini lebih banyak ditemukan di kawasan Afrika sub-Sahara dan setiap tahun menyebabkan ratusan ribu kematian di dunia.

Dua Kasus Baru Muncul di Dekat Bandara Frankfurt

Selain kematian terbaru, dua kasus malaria baru dilaporkan di Distrik Schwanheim, Frankfurt, pada Selasa pekan ini.

Baca Juga: Juventus Menggila! NEC Nijmegen Dihancurkan 5-0 di Liga Europa

Kedua pasien tinggal di rumah tangga yang berbeda. Mereka juga tidak memiliki riwayat perjalanan ke wilayah yang dikenal sebagai daerah endemis malaria dan tidak bekerja di Bandara Frankfurt.

Otoritas kesehatan Frankfurt menduga kedua kasus tersebut berkaitan dengan nyamuk Anopheles yang terinfeksi dan masuk ke Jerman melalui pesawat.

Distrik Schwanheim berbatasan langsung dengan kawasan Bandara Frankfurt. Dua kasus terbaru tersebut tercatat sekitar 5 kilometer dari bandara.

Robert Koch Institute (RKI), lembaga kesehatan masyarakat Jerman, menjelaskan bahwa nyamuk penyebar malaria dapat terbang sejauh 5 hingga 10 kilometer.

Apa Itu Malaria Bandara?

Kasus malaria di Jerman pada umumnya terjadi pada orang yang tertular ketika bepergian ke luar negeri.

Namun, rangkaian kasus di Frankfurt memiliki dugaan sumber penularan yang berbeda karena dikaitkan langsung dengan Bandara Frankfurt.

Kondisi tersebut dikenal sebagai malaria bandara (airport malaria).

Malaria bandara dapat terjadi ketika nyamuk yang terinfeksi terbawa masuk ke dalam pesawat atau bagasi.

Nyamuk tersebut kemudian dapat menggigit dan menularkan parasit malaria kepada orang yang berada di pesawat, bandara, maupun kawasan di sekitar bandara.

Baca Juga: Chelsea Pasca Todd Boehly: Era Baru, Bidik Trofi Besar

RKI menyebut malaria bandara merupakan kejadian yang sangat jarang. Kasus serupa terakhir yang terdokumentasi di Bandara Frankfurt terjadi pada 2023.

Salah satu tantangan dalam menangani kasus tersebut adalah pasien mungkin tidak memiliki riwayat perjalanan ke wilayah endemis malaria.

Kondisi ini dapat menyebabkan penyakit baru terdiagnosis setelah gejala muncul lebih lama.

Nyamuk di Bandara Frankfurt Diperiksa

Sebagai bagian dari upaya penyelidikan, perangkap nyamuk telah dipasang di Bandara Frankfurt.

Nyamuk yang berhasil ditangkap kemudian menjalani analisis genetik di Institute of Tropical Medicine di Antwerpen, Belgia. Pemeriksaan tersebut bertujuan menentukan spesies nyamuk sekaligus melacak asalnya.

Hasil analisis diharapkan membantu otoritas mengetahui sumber dan kemungkinan jalur masuk nyamuk pembawa malaria ke Jerman.

Sementara itu, pengelola Bandara Frankfurt mengimbau para pekerja agar segera mendapatkan pertolongan medis apabila mengalami gejala yang mengarah pada malaria.

Malaria merupakan penyakit yang disebabkan parasit Plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi.

Gejala dapat berupa demam, menggigil, dan sakit kepala, serta dapat berkembang menjadi kondisi serius jika tidak segera ditangani.Meta deskripsi:

Malaria di Jerman menewaskan tiga orang dalam kasus yang dikaitkan dengan Bandara Frankfurt. Dua kasus baru muncul di Distrik Schwanheim.(rak) 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Sumber : DW.com
Malaria di Jerman Bandara Frankfurt Malaria Frankfurt Nyamuk Anopheles Malaria Bandara