RADAR SURABAYA – Mahkamah Agung Arab Saudi secara resmi menetapkan Selasa, 16 Juni 2026,
sebagai hari pertama bulan Muharam 1448 Hijriah sekaligus menandai dimulainya Tahun Baru Islam setelah hilal berhasil terlihat pada Senin (15/6).
Pengumuman tersebut menjadi acuan penting bagi umat Islam di berbagai negara dalam menyambut pergantian tahun Hijriah.
Muharam merupakan bulan pertama dalam kalender Islam dan termasuk salah satu dari empat bulan suci yang dimuliakan dalam ajaran Islam.
Selain menjadi penanda awal tahun baru Islam, bulan Muharam juga memiliki sejumlah amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan umat Muslim.
Salah satunya adalah puasa Asyura yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharam.
Baca Juga: Hanya 22 Detik! Lukaku Gagalkan Kemenangan Bersejarah Mesir di Piala Dunia
Berdasarkan penetapan tersebut, Hari Asyura tahun ini diperkirakan jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026.
Umat Islam dianjurkan untuk menjalankan puasa sunnah pada hari tersebut karena memiliki keutamaan yang besar.
Dalam tradisi Islam, Hari Asyura diyakini sebagai momentum yang memperingati berbagai peristiwa penting dalam sejarah para nabi.
Salah satunya adalah peristiwa ketika Nabi Musa AS bersama Bani Israil diselamatkan Allah SWT dari kejaran dan kezaliman Firaun di Mesir.
Penetapan awal Muharam oleh Arab Saudi juga menjadi perhatian umat Islam di seluruh dunia karena berkaitan dengan pelaksanaan kalender Hijriah dan berbagai ibadah yang mengikuti perhitungan bulan tersebut.
Dengan dimulainya Muharam 1448 H, umat Muslim diharapkan dapat menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan,
memperbanyak amal ibadah, serta melakukan introspeksi diri guna menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan