Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Gawat! El Nino 2027 Berpotensi Picu Rekor Suhu Baru Dunia

Nurista Purnamasari • Jumat, 29 Mei 2026 | 20:22 WIB
Ilustrasi cuaca panas. (Pinterest)
Ilustrasi cuaca panas. (Pinterest)
RADAR SURABAYA - Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) merilis laporan terbaru pada Kamis (28/5), yang memperkirakan suhu rata-rata global akan tetap mendekati rekor tertinggi dalam lima tahun ke depan. 
Tren pemanasan jangka panjang disebut masih berlanjut, dengan peluang besar terjadinya rekor baru akibat fenomena iklim.
Menurut prakiraan WMO, suhu rata-rata global tahunan pada periode 2026–2030 diperkirakan berada 1,3–1,9 derajat Celsius di atas level pra-industri. 
Baca Juga: Haji 2026: Debarkasi Surabaya Siap Sambut Jemaah Haji, 4 Kloter Datang Berurutan pada 1 Juni
Fenomena El Nino yang meningkatkan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur diprediksi dapat memicu rekor baru pada 2027.
WMO memperkirakan ada 91 persen peluang bahwa setidaknya satu tahun antara 2026 dan 2030 akan melampaui ambang batas kenaikan 1,5 derajat Celsius dibanding level pra-industri. 
Selain itu, ada 86 persen peluang bahwa rekor suhu tertinggi yang tercatat pada 2024 (1,55°C di atas level pra-industri) akan terlampaui.
Baca Juga: Roket Blue Origin Meledak di Cape Canaveral, Misi Satelit Amazon Tertunda
“Pemanasan global kini semakin terlihat di berbagai belahan dunia, dengan suhu ekstrem pemecah rekor terjadi lebih sering,” tulis laporan WMO.
Laporan juga menyoroti bahwa pemanasan berlangsung lebih intens di kawasan Arktik, dengan es laut diperkirakan terus menyusut di Laut Barents, Laut Bering, dan Laut Okhotsk. Kondisi ini memperkuat risiko perubahan ekosistem laut dan daratan di wilayah kutub.
Target utama Perjanjian Paris adalah membatasi pemanasan global hingga 1,5°C di atas level pra-industri (1850–1900). 
Baca Juga: Pendapatan Negara di Jawa Timur Tembus Rp86,85 Triliun hingga April 2026, Tumbuh 7,14 Persen
Angka ini dianggap krusial untuk mencegah dampak lebih parah seperti gelombang panas ekstrem, kenaikan permukaan laut, kekeringan, badai lebih kuat, gagal panen, dan kerusakan ekosistem.
Prediksi WMO menunjukkan bahwa dunia menghadapi risiko nyata terlampauinya ambang batas iklim Paris dalam waktu dekat. 
Tren pemanasan global yang konsisten menegaskan perlunya aksi lebih kuat dalam mitigasi iklim. 
Baca Juga: Kerusakan Saraf Bisa Ganggu Penglihatan Anjing dan Kucing
Dengan intensitas pemanasan di Arktik dan potensi El Nino pada 2027, masyarakat global diingatkan untuk bersiap menghadapi dampak iklim ekstrem yang semakin sering terjadi. (bbc/nur)
Editor : Nurista Purnamasari
#Organisasi Meteorologi Dunia #fenomena iklim #pemanasan global #el nino