Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kereta Api Tabrak Bus di Bangkok: 8 Tewas, 32 Luka-Luka

Nurista Purnamasari • Minggu, 17 Mei 2026 | 09:01 WIB
Sejumlah kendaraan hangus terdampak tabrakan kereta api dan bus di Bangkok, Thailand. (ISTIMEWA)
Sejumlah kendaraan hangus terdampak tabrakan kereta api dan bus di Bangkok, Thailand. (ISTIMEWA)

RADAR SURABAYA – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan sebidang kota Bangkok, Thailand. Sebuah kereta api barang menghantam satu unit bus hingga mengakibatkan sedikitnya delapan orang tewas dan 32 lainnya luka-luka.

Menurut keterangan petugas penyelamat dan Wakil Menteri Transportasi Thailand, tabrakan beruntun tersebut juga melibatkan sejumlah mobil dan sepeda motor yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan laporan awal, insiden tragis ini bermula ketika bus kota berhenti tepat di atas rel karena tertahan lampu lalu lintas (lampu merah). 

Baca Juga: Breaking: Chelsea Tunjuk Xabi Alonso Jadi Manajer Baru, Ini Alasan di Baliknya

Posisi bus yang mandek tersebut mengganjal palang pintu perlintasan sehingga tidak dapat menutup dengan sempurna.

Pada saat yang sama, sebuah kereta api pengangkut kontainer melaju di jalur tersebut. Akibat jarak yang sudah terlalu dekat, masinis tidak sempat mengerem dan langsung menghantam badan bus dengan keras.

Wakil Menteri Transportasi Thailand, Siripong Angkasakulkiat, mengonfirmasi jumlah korban dalam konferensi pers kepada awak media.

Baca Juga: Tiga Kejadian Dalam Sebulan: Crane Ambruk Kembali Terjadi di Khon Kaen Thailand, Hantam Rumah Warga

"Delapan orang dinyatakan meninggal dunia dan 32 orang mengalami luka-luka. Saat ini korban luka sedang menjalani perawatan di beberapa rumah sakit setempat. Seluruh korban tewas merupakan penumpang bus," ujar Siripong.

Kebakaran hebat langsung berkobar pascatabrakan, menghanguskan bus serta beberapa kendaraan di dekat Stasiun Makkasan, jalur penghubung kereta bandara (Airport Rail Link).

Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan detik-detik mencekam saat kereta menyeret bus dan beberapa kendaraan lain di sepanjang rel.

Baca Juga: Museum Marsinah di Nganjuk Diresmikan, Simbol Perjuangan Buruh Jadi Wisata Edukasi

Wanthong Kokpho, seorang pengemudi ojek motor yang menyaksikan langsung kejadian tersebut, memberikan kesaksiannya kepada Reuters.

"Bus itu terjebak lampu merah sehingga tidak bisa bergerak maju. Mobil-mobil di sekitarnya juga terhalang dan ikut terjebak," kata Wanthong.

"Api langsung berkobar seketika... Jika insiden ini terjadi pada hari kerja biasa, dampaknya pasti akan jauh lebih buruk," tambahnya.

Petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat segera dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api menggunakan selang air, sekaligus mengevakuasi korban yang terjebak di dalam ringsekan kendaraan.

Baca Juga: Kemeriahan Surabaya Vaganza 2026: Festival of Lights Sulap Kota Pahlawan Jadi Lautan Cahaya

Pihak berwenang menyatakan bahwa kobaran api kini telah berhasil dikendalikan. Petugas di lapangan terus melakukan pendinginan area, membuang sisa gas yang berbahaya, dan melanjutkan penyisiran untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal.

Hingga saat ini, kepolisian dan otoritas terkait masih melakukan investigasi mendalam guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Sebagai informasi, data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa jalan raya di Thailand termasuk dalam daftar jalan paling mematikan di dunia. 

Baca Juga: SDN Manukan Kulon II/499 B Menggila di MLSC Surabaya, Juara Bertahan Tersingkir

Hal ini utamanya disebabkan oleh lemahnya penegakan standar dan regulasi keselamatan lalu lintas di negara tersebut. (gua/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#kereta tabrak bus #thailand #bangkok #kecelakaan kereta