RADAR SURABAYA - Kapal pesiar Ambition yang dioperasikan oleh Ambassador Cruise Line sempat ditahan di Pelabuhan Bordeaux, Prancis, setelah puluhan penumpang menunjukkan gejala infeksi saluran pencernaan akut.
Otoritas kesehatan setempat mengonfirmasi wabah norovirus di atas kapal, sehingga sebanyak 1.700 penumpang dan awak harus menjalani karantina sementara. Kasus ini menambah daftar panjang wabah norovirus yang kerap terjadi di kapal pesiar.
Kapal Ambition memulai perjalanan dari Belfast pada 8 Mei 2026 dan menjemput penumpang tambahan di Liverpool sehari kemudian.
Baca Juga: Dari Lepet ke Tanah Suci: Perjalanan Haji Ema Della di Usia 87 Tahun
Tak lama setelah berangkat, tim medis kapal mencatat peningkatan kasus muntah, diare, demam, dan nyeri tubuh.
Hingga kini, sekitar 50 penumpang dilaporkan sakit. Mereka langsung diisolasi di kabin masing-masing sesuai protokol kesehatan.
Penahanan di Bordeaux
Setibanya di Bordeaux pada Rabu (13/5), pihak kapal melaporkan wabah kepada otoritas kesehatan Prancis.
Baca Juga: Lagi! Wabah Serang Kapal Pesiar, Ratusan Orang di Caribbean Princess Terinfeksi Norovirus
Tim medis kemudian mengambil sampel untuk diperiksa di Departemen Penyakit Menular Rumah Sakit Universitas Bordeaux (CHU).
Sebagai langkah pencegahan, seluruh penumpang dan awak dilarang turun dari kapal hingga hasil pemeriksaan keluar. Otoritas menegaskan bahwa isolasi tetap berlaku bagi penumpang yang masih bergejala.
Kondisi Penumpang
Ambassador Cruise Line menyatakan menangani kasus ini dengan serius dan telah menerapkan protokol sanitasi ketat di seluruh kapal.
Perusahaan juga menegaskan tidak ada kaitan antara wabah norovirus di Ambition dengan kasus hantavirus yang sebelumnya terjadi di kapal MV Hondius di Spanyol.
Sementara itu, seorang pria berusia 92 tahun asal Inggris meninggal di kapal pada 10 Mei, namun penyebabnya adalah serangan jantung dan tidak terkait wabah norovirus.
Catatan Wabah Norovirus di Kapal Pesiar
Norovirus dikenal sangat menular dan sering menjadi penyebab wabah di kapal pesiar karena lingkungan tertutup dengan interaksi intensif antarpenumpang.
Virus ini dapat menyebabkan diare, muntah, demam, dan nyeri tubuh, namun biasanya sembuh dalam beberapa hari tanpa pengobatan khusus.
Baca Juga: Jawa Timur Dominasi Prestasi Nasional dengan 45.839 Medali
Menurut data CDC, pada 2025 terjadi 18 wabah norovirus di kapal pesiar dengan lebih dari 2.200 orang sakit. Kasus serupa juga terjadi awal Mei 2026 di kapal Princess Cruises dengan 115 penumpang terinfeksi. (nyt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari