Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Awan Abu Mayon Volcano Ganggu 124 Desa, 5 Ribu Orang Mengungsi dan Ratusan Ribu Warga Filipina Terdampak

Nurista Purnamasari • Senin, 4 Mei 2026 | 22:21 WIB
Erupsi Mayon Volcano yang mengakibatkan awan abu dan membuat ratusan ribu warga harus dievakuasi. (Serg Domasian)
Erupsi Mayon Volcano yang mengakibatkan awan abu dan membuat ratusan ribu warga harus dievakuasi. (Serg Domasian)

RADAR SURABAYA - Gunung Mayon di Provinsi Albay, Filipina, kembali menimbulkan dampak besar meski tidak terjadi letusan eksplosif. 

Hampir 200 ribu orang di 124 desa terdampak abu vulkanik, sementara lebih dari 5.400 warga harus mengungsi ke tempat penampungan darurat. 

Direktur Philippine Institute of Volcanology and Seismology, Teresito Bacolcol melaporkan, peristiwa ini terjadi setelah endapan lava besar di lereng barat daya runtuh dan memicu aliran piroklastik pada Sabtu (2/5) malam. “Guguran lava memicu longsoran batu panas, abu, dan gas,” ujarnya. 

Baca Juga: Diduga Terjangkit Hantavirus, 3 Penumpang Kapal Pesiar MV Hondius Meninggal 

Meski tidak ada korban jiwa, awan abu tebal menyebar ke 120 desa dan menyebabkan jarak pandang di jalan nasional nyaris nol.

“Abunya sangat tebal dan jarak pandang di jalan nasional benar-benar nol. Beberapa warga panik, tetapi kami meminta mereka tetap tenang,” tutur Wali Kota Camalig, Caloy Baldo, kepada AP.

Selain mengganggu aktivitas warga, abu vulkanik juga merusak lahan pertanian sayur dan menewaskan empat kerbau air serta satu sapi di Camalig. Proses pembersihan kini dilakukan di kota berpenduduk sekitar 8.000 orang tersebut.

Baca Juga: Kapal Feri Tenggelam di Filipina, 15 Tewas dan 28 Masih Hilang

Departemen Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan Filipina mencatat 199.367 orang terdampak abu vulkanik, dengan lebih dari 5.450 warga mengungsi ke Camalig, Malilipot, Ligao, dan Tabaco. 

Asisten Sekretaris Kesejahteraan Sosial, Irene Dumlao, menekankan pentingnya ventilasi di pusat evakuasi mengingat cuaca musim panas yang sangat panas. 

“Selain masker pelindung dan paket makanan, kami memastikan pusat evakuasi memiliki ventilasi memadai agar warga tetap aman,” jelasnya.
Status Gunung Mayon

Baca Juga: Miris! Bocah 4 Tahun di Rokan Hilir Meninggal Akibat Dicabuli Kakeknya 

Gunung Mayon setinggi 2.462 meter dikenal sebagai destinasi wisata utama Filipina berkat bentuk kerucutnya yang hampir sempurna. 

Namun, gunung ini juga merupakan yang paling aktif di antara 24 gunung berapi aktif di Filipina. 

Sejak Januari, status peringatan dinaikkan ke Level 3, menandakan adanya erupsi ringan dengan guguran batu dan aliran piroklastik berbahaya.

Bacolcol menegaskan bahwa kondisi kini relatif tenang, namun ancaman tetap ada. “Sekarang kondisinya kembali tenang, tetapi bahayanya selalu ada,” jelasnya. (app/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#mayon volcano #erupsi gunung berapi #awan abu #filipina #letusan gunung