Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Bertambah, Prajurit TNI yang Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL di Lebanon Jadi 4 Orang

Nurista Purnamasari • Sabtu, 25 April 2026 | 09:29 WIB
Praka Rico Pramudia menjadi pasukan TNI keempat yang gugur dalam misi UNIFIL di Lebanon. (ISTIMEWA)
Praka Rico Pramudia menjadi pasukan TNI keempat yang gugur dalam misi UNIFIL di Lebanon. (ISTIMEWA)

RADAR SURABAYA - Prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian PBB di Lebanon atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) bertambah menjadi empat orang.

Terbaru yakni Praka Rico Pramudia, 31, yang gugur akibat serangan proyektil di Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan pada 29 Maret lalu,

Praka Rico dunia pada Jumat (24/4), setelah hampir sebulan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit St. George, Beirut, akibat luka parah.
UNIFIL melalui akun resmi X @UNIFIL_ menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Rico. 

Baca Juga: Piala Thomas 2026: Waspada! Fajar Alfian Bongkar Kekuatan Thailand, Sektor Ganda Jadi Ancaman Serius

“UNIFIL menyesalkan wafatnya Kopral Rico Pramudia hari ini, yang terluka parah akibat ledakan proyektil di pangkalan tempatnya bertugas pada malam 29 Maret,” tulis UNIFIL.

Serangan yang diduga dilakukan militer Israel terjadi di tengah meningkatnya ketegangan dengan kelompok Hizbullah. 

Rico sempat dievakuasi menggunakan helikopter ke Rumah Sakit St. George di Beirut, namun nyawanya tidak tertolong.

Baca Juga: Personel TNI di UNIFIL Gugur Akibat Serangan Israel, Indonesia Desak Segera Investigasi

Selain Rico, serangan tersebut juga menewaskan Praka Farizal Rhomadhon dan melukai dua prajurit lain, yakni Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan. 

Sehari kemudian, PBB mengonfirmasi dua prajurit TNI lainnya, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ikhwan, gugur akibat ledakan yang menghantam konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan.

Insiden ini menambah daftar panjang korban dari pasukan perdamaian PBB di Lebanon, termasuk dari negara lain, yang menunjukkan tingginya risiko bagi peacekeepers di wilayah konflik.

Baca Juga: Cegah Penyakit Lebih Dini, Integrasi Rekam Medis Elektronik Jadi Jurus  Pemkot Surabaya

Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan duka cita mendalam sekaligus mengutuk keras serangan tersebut. 

“Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Praka Rico Pramudia. Negara hadir untuk memberikan penghormatan terbaik atas pengabdian dan pengorbanannya dalam menjaga perdamaian dunia,” ujar Kemlu RI dalam pernyataan resmi, Jumat (24/4).

Kemlu menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional. 

“Indonesia kembali mengutuk keras serangan Israel yang menyebabkan gugurnya peacekeeper Indonesia. Serangan terhadap personel pemelihara perdamaian dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang,” tegasnya.

Baca Juga: Jalani Q1 Perdana, Veda Ega Hadapi Tantangan Baru di Moto3 Spanyol 2026

Pemerintah Indonesia mendesak PBB untuk segera melakukan investigasi menyeluruh, transparan, dan akuntabel atas insiden tersebut. 

“Keselamatan dan keamanan peacekeepers PBB tidak dapat ditawar. Pemerintah terus berkoordinasi dengan PBB dan negara-negara kontributor pasukan untuk memperkuat perlindungan bagi seluruh personel di lapangan,” imbuh Kemlu RI.

Langkah ini juga mencakup evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan dan penguatan mitigasi risiko di wilayah operasi UNIFIL.

Baca Juga: Liga Muaythai Jatim II: Target 250 Emas Porprov! Surabaya Panaskan Mesin, Jatim Siapkan Atlet ke Kejurnas

Untuk diketahui, UNIFIL terdiri dari sekitar 7.500-8.200 personel dari 47 negara yang bertugas di wilayah rawan konflik perbatasan Lebanon-Israel. 

Hingga April 2026, tercatat setidaknya 47 korban jiwa dari pasukan UNIFIL di Lebanon selama misi berlangsung sejak 1978.

Indonesia merupakan negara dengan penyumbang pasukan terbanyak, yakni 755-756 personel (per Maret 2026), disusul Italia 754 pasukan, dan Spanyol 658 pasukan. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#prajurit tni gugur #serangan israel #unifil #misi perdamaian #lebanon