Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tsunami Terjang Iwate, Jepang Siaga Gempa Susulan selama Sepekan

Nurista Purnamasari • Selasa, 21 April 2026 | 08:08 WIB
Gelombang tsunami terlihat di pantai kawasan Prefektur Iwate. (NHK)
Gelombang tsunami terlihat di pantai kawasan Prefektur Iwate. (NHK)

RADAR SURABAYA - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah timur laut dan utara Jepang pada Senin (20/4), memicu gelombang tsunami setinggi 80 sentimeter di pesisir Pasifik. 

Badan Meteorologi Jepang segera mengeluarkan peringatan agar masyarakat tetap waspada karena risiko gempa kuat lain dalam sepekan ke depan meningkat.

Tsunami setinggi 80 cm tercatat di Pelabuhan Kuji, Prefektur Iwate, pukul 17.34 waktu setempat, sekitar 40 menit setelah gempa. 

Baca Juga: Sejarah Hari Kartini, Kisah Perjuangan Perempuan Terkekang hingga Jadi Inspirasi Abadi

Awalnya, otoritas cuaca memperkirakan gelombang bisa mencapai 3 meter. Peringatan tsunami yang sempat dikeluarkan untuk Hokkaido, Aomori, dan Iwate kemudian diturunkan menjadi imbauan, dan menjelang tengah malam seluruh peringatan dicabut, termasuk untuk Miyagi dan Fukushima.

Gempa terjadi di bawah laut lepas pantai Sanriku, Iwate, pada kedalaman 19 km. Guncangan mencapai intensitas 5 atas dalam skala seismik Jepang, yang digambarkan sebagai kondisi di mana orang sulit berjalan tanpa berpegangan. Getaran juga terasa hingga Tokyo.

Peringatan Gempa Susulan

Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan khusus selama sepekan untuk 182 kota di tujuh prefektur, dari Hokkaido hingga Chiba. 

Baca Juga: Jepang Dilanda Panas Brutal dengan Suhu Mencapai 40°C

Ini menjadi kali kedua sistem peringatan tersebut digunakan sejak diperkenalkan pada Desember 2022. 

“Kemungkinan terjadinya gempa berkekuatan 8,0 dalam tujuh hari ke depan meningkat menjadi 1 banding 100, dibandingkan biasanya 1 banding 1.000,” jelas otoritas cuaca.

Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, meminta warga di wilayah terdampak segera mengungsi ke dataran tinggi. 

Baca Juga: Rusia Soroti Nuklir Inggris dan Prancis, Ancam Picu Perlombaan Senjata Baru

Hingga pukul 20.15, lebih dari 182 ribu orang dari lima prefektur, termasuk Hokkaido, Aomori, Iwate, Miyagi, dan Fukushima, telah diperintahkan untuk evakuasi.

Beberapa korban luka dilaporkan, termasuk seorang perempuan lanjut usia di Hokkaido yang diduga patah lengan saat evakuasi, serta seorang pria di Iwate yang mengalami patah kaki. 

Tidak ada kelainan yang ditemukan di fasilitas nuklir Higashidori, Onagawa, maupun Fukushima Daiichi dan Daini.

Sementara itu, layanan kereta cepat Tohoku Shinkansen sempat dihentikan selama empat jam, memengaruhi sekitar 32 ribu penumpang, sebelum kembali beroperasi normal pada Senin malam. (mai/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#tsunami jepang #iwate #gempa susulan #gempa bumi #jepang