Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Wakil PM Spanyol Yolanda Diaz Kecam Keras Komentar Donald Trump soal Paus Leo XIV: “Kesalahan Besar!”

Rahmat Adhy Kurniawan • Rabu, 15 April 2026 | 06:12 WIB
Yolanda Diaz kritik keras pernyataan Donald Trump.(Marca)
Yolanda Diaz kritik keras pernyataan Donald Trump.(Marca)

RADAR SURABAYA – Wakil Perdana Menteri Spanyol, Yolanda Díaz, melontarkan kritik tajam terhadap pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait Paus Leo XIV.

Ia menyebut komentar tersebut sebagai “kesalahan besar dalam sejarah” yang tidak pantas disampaikan oleh seorang kepala negara.

Pernyataan itu disampaikan Díaz saat berbicara kepada wartawan asing di Madrid, Selasa (14/4) waktu setempat.

 Ia menilai komentar Trump mencerminkan sikap tidak hormat terhadap pemimpin Gereja Katolik sekaligus Kepala Negara Vatikan.

Baca Juga: Preksha Meditation Unesa: Teknik Meditasi India Efektif Redakan Stres Mahasiswa dalam Hitungan Menit

“Paus adalah pemimpin negara dan pemimpin agama yang mewakili jutaan umat beriman,” ujar Díaz.

Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan, termasuk soal agama, tidak bisa dijadikan alasan untuk melontarkan komentar yang merendahkan.

“Tidak masalah apakah seseorang religius atau tidak; komentar seperti itu tetap tidak pantas,” katanya.

Kritik Trump Picu Kontroversi Global

Kontroversi ini bermula dari unggahan Trump di platform Truth Social. Dalam pernyataannya, ia menyebut Paus Leo XIV memiliki rekam jejak yang “lemah” dalam menangani kejahatan serta mengkritik kebijakan luar negeri Vatikan.

Trump bahkan menyiratkan bahwa Paus Leo XIV—yang disebut sebagai paus pertama dari Amerika—tidak akan terpilih tanpa pengaruh politiknya saat menjabat sebagai Presiden AS.

Pernyataan tersebut langsung menuai reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk para pemimpin Eropa.

Italia Ikut Mengecam

Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, turut mengecam komentar Trump. Ia menyebut pernyataan tersebut tidak dapat diterima dan berpotensi merusak penghormatan terhadap institusi keagamaan global.

“Saya menganggap kata-kata Presiden Trump mengenai Bapa Suci tidak dapat diterima,” ujar Meloni dalam pernyataan resmi, Senin (13/4).

Baca Juga: Presiden AS Donald Trump Ejek Paus Leo XIV, Begini Reaksi Presiden Iran

Menurutnya, Paus memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai perdamaian dunia.

“Paus adalah Pemimpin Gereja Katolik. Sudah wajar jika beliau menyerukan perdamaian dan mengutuk segala bentuk perang,” tegasnya.

Sorotan Etika Diplomatik

Díaz menambahkan, komentar seperti yang disampaikan Trump berpotensi menimbulkan ketegangan diplomatik jika diarahkan kepada pemimpin negara lain.

“Jika saya mengatakan hal yang sama tentang pemimpin negara lain, siapa yang tahu apa yang akan terjadi?” ujarnya.

Polemik ini pun kembali memicu perdebatan mengenai batas etika dalam komunikasi politik global, terutama ketika menyangkut tokoh agama sekaligus kepala negara.

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#yolanda diaz #donald trump #vatikan #gereja katolik #Paus Leo XIV