RADAR SURABAYA – Misi Artemis II mencatat sejarah baru dalam eksplorasi antariksa. Untuk pertama kalinya di era modern, manusia berhasil menyaksikan langsung sisi jauh Bulan yang selama ini tersembunyi dari Bumi.
Momen langka itu diabadikan kru Artemis II saat mengorbit Bulan menggunakan wahana Orion. Empat astronaut yang terlibat, yakni Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen, berhasil merekam lanskap dramatis permukaan Bulan dari jarak dekat.
Baca Juga: NASA Siap Luncurkan Artemis II ke Bulan April 2026: Misi Berawak Pertama Sejak 1972
Tak hanya itu, mereka juga menangkap perspektif unik Bumi dari kejauhan hingga pemandangan galaksi Bima Sakti yang tampak jelas dari luar angkasa.
Salah satu momen paling spektakuler adalah saat kru berhasil mengabadikan Gerhana Matahari Total dari balik Bulan. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (6/4) ketika Orion melintas di sisi jauh Bulan. Dalam gambar, Matahari tampak tertutup piringan Bulan, menyisakan cahaya korona yang membentuk lingkaran terang.
Victor Glover menggambarkan pengalaman itu sebagai sesuatu yang luar biasa. “Matahari seolah tenggelam di balik Bulan, namun cahayanya masih membentuk lingkaran terang yang hampir mengelilingi seluruh permukaan,” ujarnya.
Baca Juga: Aksi Keren Mahasiswa Ilmu Falak UINSA Surabaya saat Gerhana Bulan Total
Selain itu, kru juga mengabadikan fenomena “Earthset”, yakni momen ketika Bumi terlihat seolah tenggelam dari perspektif Bulan. Dalam foto tersebut, permukaan Bulan yang dipenuhi kawah tampak kontras dengan Bumi di kejauhan, memperlihatkan perbedaan sisi terang dan gelap.
Detail menarik lain yang terekam adalah kawah Kawah Ohm dengan tepian bertingkat dan dasar datar akibat tumbukan meteor di masa lalu.
Baca Juga: Mendung, Gerhana Bulan Total Tak Terlihat di Surabaya
Meski fenomena serupa pernah disaksikan astronaut misi Apollo 17, pencapaian Artemis II tetap menjadi tonggak penting. Misi ini menandai kembalinya manusia ke orbit Bulan setelah puluhan tahun. (shf/fir)
Editor : M Firman Syah