Tanda Solidaritas Gereja, Paus Leo XIV Pimpin Jalan Salib di Colosseum Roma
Nurista Purnamasari• Minggu, 5 April 2026 | 12:52 WIB
Disaksikan ribuan umat Katolik, Paus Leo XIV memimpin Ibadat Jalan Salib di Colosseum Roma. (OSV News Photo)RADAR SURABAYA - Ribuan umat Katolik berkumpul di Colosseum, Roma, pada Jumat Agung (3/4) untuk mengikuti Ibadat Jalan Salib yang dipimpin langsung oleh Paus Leo XIV. Sekitar 30 ribu umat hadir dalam perayaan sakral tersebut, menjadikan momen ini sebagai salah satu perayaan Paskah terbesar di Vatikan.Keterlibatan Paus Leo XIV membawa makna khusus karena ia menjadi Paus kedua yang memikul salib sepanjang Via Crucis, mengikuti jejak Paus Yohanes Paulus II yang menjalankan tradisi serupa pada 1980 hingga 1994. Baca Juga: Paus Leo XIV Kecam Perang Timur Tengah, Minta Gencatan Senjata Segera DilakukanTahun sebelumnya, perayaan Jalan Salib dipimpin oleh Vikaris Jenderal Keuskupan Roma, Baldassarre Reina, atas permintaan Paus Fransiskus yang saat itu tengah menjalani pemulihan kesehatan.Penyusun meditasi Jalan Salib tahun ini, Pastor Francesco Patton, menekankan bahwa Jalan Salib bukan hanya ritual keagamaan, melainkan refleksi nyata atas iman.“Jalan Salib tidak ditujukan bagi mereka yang menjalani kehidupan yang sangat saleh atau penuh perenungan abstrak. Sebaliknya, ini adalah latihan bagi seseorang yang tahu bahwa iman, harapan, dan kasih harus diwujudkan dalam dunia nyata,” ujarnya.Baca Juga: Truk Muat Bata Ringan Terguling di Kedung Cowek Surabaya Arah Suramadu, Ini PenyebabnyaIa juga mengingatkan umat tentang bahaya kesombongan manusia atas kekuasaan, serta godaan untuk menyalahgunakannya. “Rezim otoriter, media yang acuh tak acuh, dan rasa ingin tahu berlebihan justru dapat merendahkan martabat manusia,” tambahnya.Dengan memimpin langsung Jalan Salib, Paus Leo XIV menunjukkan komitmen Gereja untuk hadir bersama umat dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk isu kemanusiaan dan penyalahgunaan kekuasaan.Baca Juga: Terpeleset di Jalur Curam Gunung Rinjani, Kaki Kiri Turis Belgia PatahTradisi Jalan Salib di Colosseum setiap tahun bukan hanya mengenang perjalanan sengsara Yesus, tetapi juga menjadi ajakan refleksi atas kondisi sosial dunia. Pesan Santo Fransiskus yang diangkat dalam meditasi tahun ini menekankan pentingnya iman yang diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar perenungan.Pada akhir perayaan, Paus Leo XIV berdoa agar umat Kristiani dapat menanggapi undangan Santo Fransiskus untuk “menjalani hidup kita sebagai perjalanan partisipasi yang semakin mendalam dalam persekutuan kasih”. (ant/nur) Editor : Nurista Purnamasari