RADAR SURABAYA – Tak hanya menjadi momentum kemenangan setelah Ramadan, Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah juga dimaknai sebagai ajang mempererat persaudaraan lintas iman. Melalui Dewan untuk Dialog Antaragama Dikasteri untuk Dialog Antaragama, Pemimpin Tertinggi Umat Katolik Sedunia Paus Leo XIV menyampaikan pesan khusus kepada umat Muslim di seluruh dunia.
Dalam pesan yang ditandatangani Prefek George Jacob Kardinal Koovakad, Vatikan menegaskan kedekatan, solidaritas, serta rasa hormat kepada umat Islam. Pesan itu merujuk pada semangat dialog antaragama yang telah ditegaskan sejak Konsili Vatikan Kedua melalui dokumen Nostra Aetate.
“Tahun ini menjadi istimewa karena umat Katolik juga menjalani masa Prapaskah yang beriringan dengan Ramadan,” ujar Koovakad. Menurut dia, momen ini menghadirkan pengalaman spiritual bersama dalam bentuk puasa, doa, dan refleksi diri untuk semakin mendekat kepada Tuhan.
Vatikan juga menyoroti tantangan dunia modern yang sarat informasi dan beragam sudut pandang, yang kerap membuat manusia kehilangan kejernihan dalam mengambil keputusan. Dalam situasi itu, manusia rentan terjebak dalam keputusasaan atau bahkan kekerasan.
Namun, Vatikan mengingatkan, kedua hal tersebut bukanlah jalan bagi orang beriman. Umat diajak tetap berpegang pada Tuhan sebagai sumber harapan dan keadilan. “Seorang mukmin sejati senantiasa memusatkan pandangannya pada Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Adil,” lanjutnya.
Baca Juga: Tekan Risiko Cuaca Ekstrem, BMKG dan BPBD Jawa Timur Gelar OMC demi Kelancaran Mudik Lebaran 2026
Pesan tersebut juga menegaskan pentingnya peran umat beragama dalam membangun dunia yang lebih damai. Baik umat Katolik maupun Muslim disebut memiliki tanggung jawab bersama untuk menghadirkan kebaikan melalui doa, puasa, dan aksi nyata membantu sesama.
Vatikan turut menyampaikan solidaritas bagi umat Muslim yang menghadapi penderitaan, baik secara fisik maupun batin, terutama dalam perjuangan meraih keadilan, martabat, dan kebebasan. Semangat ini sejalan dengan pesan Paus Fransiskus dalam ensiklik Fratelli Tutti, yang menegaskan bahwa seluruh umat manusia berada dalam satu perahu yang sama.
Selain itu, pesan juga mengutip ajakan Paus Leo XIV yang menekankan pentingnya “pelucutan senjata hati, pikiran, dan kehidupan” sebagai fondasi perdamaian sejati.
Vatikan berharap, melalui Ramadan dan Prapaskah yang dijalani secara beriringan, umat beriman dapat mengalami transformasi batin yang mendorong terciptanya dunia yang lebih damai. “Perdamaian bukan sekadar cita-cita, tetapi anugerah Tuhan yang harus dirawat melalui dialog, keadilan, dan pengampunan,” tulis pesan tersebut.
Pesan yang juga ditandatangani Sekretaris Indunil Kodithuwakku Janakaratn itu ditutup dengan doa agar Tuhan Yang Mahakuasa melimpahkan kasih sayang dan penghiburan kepada seluruh umat Muslim dalam merayakan Idul Fitri tahun ini. (*)
Editor : Lambertus Hurek