Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Iran Balas Serangan AS dan Israel, Targetkan Negara-negara Basis Militer Amerika di Timur Tengah

Lambertus Hurek • Minggu, 1 Maret 2026 | 05:23 WIB

Salah satu pangkalan militer AS di Bahrain diserang Irak sebagai balasan atas serangan AS dan Israel. (CNN)
Salah satu pangkalan militer AS di Bahrain diserang Irak sebagai balasan atas serangan AS dan Israel. (CNN)

RADAR SURABAYA - Iran melancarkan serangan balasan ke sejumlah negara di Timur Tengah yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat, menyusul serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran. Serangan tersebut memicu kekhawatiran meluasnya konflik di kawasan.

Pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa target serangan mencakup aset-aset militer Amerika Serikat di negara Teluk seperti Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab, yang selama ini menjadi tuan rumah pangkalan militer AS.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan seluruh target militer Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah telah diserang dengan rudal Iran. Operasi tersebut disebut akan terus berlanjut hingga pihak musuh dinyatakan kalah.

Iran menegaskan semua aset militer Amerika Serikat di kawasan kini dianggap sebagai target sah. Wakil Menteri Luar Negeri Iran Hamid Ghanbari menyatakan negaranya memiliki hak untuk membela diri atas serangan yang lebih dahulu dilakukan oleh pasukan gabungan AS dan Israel.

Di Uni Emirat Arab, sejumlah rudal dilaporkan diarahkan ke wilayah ibu kota Abu Dhabi, sementara insiden kebakaran terjadi di kawasan Palm Jumeirah, Dubai, setelah ledakan terdengar sepanjang hari. Di Bahrain, serangan disebut menargetkan markas Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat di Manama.

Kuwait melaporkan pangkalan udara Ali al-Salem menjadi sasaran rudal balistik, namun berhasil dicegat sistem pertahanan udara. Sementara di Qatar, otoritas pertahanan menyatakan seluruh rudal yang mengarah ke wilayahnya berhasil diintersepsi sebelum mencapai target.

Arab Saudi juga melaporkan wilayah Riyadh dan kawasan timur negara itu menjadi sasaran, namun serangan berhasil digagalkan. Di Irak, beberapa serangan drone menargetkan fasilitas militer di wilayah Kurdistan dan sekitar Baghdad.

Sebagai dampak eskalasi, sejumlah negara Teluk menutup sementara wilayah udara mereka. Ketegangan meningkat tajam di jalur vital ekspor minyak Selat Hormuz yang menghubungkan produsen minyak utama kawasan dengan pasar global.

Iran melalui surat kepada Dewan Keamanan PBB menegaskan akan terus menjalankan hak membela diri hingga serangan terhadap negaranya benar-benar dihentikan. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#Serangan balasan iran #Perang Iran Amerika #Perang Iran dan Israel #Serangan Amerika ke Iran #Amerika dan Israel