Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kematian Gembong Narkoba El Mencho Picu Gelombang Kekerasan di 20 Negara Bagian Meksiko, Puluhan Tentara dan Anggota Kartel Tewas

Nurista Purnamasari • Selasa, 24 Februari 2026 | 08:14 WIB

MENCEKAM: Kondisi Puerto Vallarta, Meksiko dengan asap membumbung dan mencekam akibat kerusuhan setelah pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG) El Mencho tewas dalam operasi militer.
MENCEKAM: Kondisi Puerto Vallarta, Meksiko dengan asap membumbung dan mencekam akibat kerusuhan setelah pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG) El Mencho tewas dalam operasi militer.

RADAR SURABAYA - Pemerintah Meksiko menghadapi situasi genting setelah operasi militer menewaskan gembong narkoba paling dicari, Nemesio “El Mencho” Oseguera Cervantes, pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG).

Kematian El Mencho memicu gelombang kekerasan balasan di berbagai wilayah, mulai dari blokade jalan hingga pembakaran kendaraan.

Presiden Claudia Sheinbaum meminta masyarakat tetap tenang dan menegaskan bahwa pemerintah bekerja penuh menjaga stabilitas.

"Ada koordinasi penuh dengan pemerintah semua negara bagian; kita harus tetap terinformasi dan tenang," kata Sheinbaum di platform X,

Ia mengakui adanya kerusuhan pasca-operasi dan merujuk laporan Kementerian Pertahanan tentang "berbagai blokade dan reaksi lain." Namun, aktivitas berjalan normal di sebagian besar wilayah negara itu.

"Kami bekerja setiap hari demi perdamaian, keamanan, keadilan, dan kesejahteraan Meksiko," kata Sheinbaum.

Kementerian Pertahanan Meksiko menyebut operasi dilakukan di Tapalpa, Jalisco, basis utama CJNG. Pasukan khusus yang dikerahkan diserang oleh pengawal El Mencho, sehingga terjadi baku tembak sengit.

“Salah satu korban adalah Ruben ‘N’ alias Mencho, namun identitasnya masih menunggu konfirmasi forensik,” jelas pernyataan resmi kementerian.

Dalam operasi tersebut, enam pengawal El Mencho tewas, dua anggota kartel ditangkap, dan sejumlah senjata berat termasuk peluncur roket anti-pesawat disita. Tiga personel militer dilaporkan terluka.

El Mencho sendiri meninggal dunia saat dievakuasi menuju Mexico City setelah mengalami luka parah.
Dampak Kekerasan

Kematian El Mencho langsung memicu aksi balasan dari anggota CJNG. Sekretaris Keamanan Meksiko, Omar Garcia Harfuch, menyebut sedikitnya 25 tentara tewas dalam rangkaian bentrokan di Jalisco.

“Selain korban dari pihak militer, seorang sipir penjara dan satu anggota kejaksaan negara bagian juga meninggal. Sebanyak 30 anggota organisasi kriminal turut tewas,” ujarnya.

Kerusuhan meluas ke 20 negara bagian. Anggota kartel melakukan narcobloqueos, membajak bus dan truk, membakar bangunan usaha, serta menyebar paku di jalanan. Gubernur Jalisco, Pablo Lemus Navarro, menetapkan peringatan merah dan membatalkan sekolah tatap muka.

Di Puerto Vallarta, turis menggambarkan situasi sebagai “zona perang” ketika asap hitam membumbung dari bangunan terbakar.

Sejumlah maskapai internasional menangguhkan penerbangan, sementara sekolah dan pertandingan sepak bola ditunda demi alasan keamanan.

Siapa El Mencho?

Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho dikenal sebagai salah satu gembong narkoba paling berpengaruh di Meksiko.

Ia memimpin CJNG, kartel yang menguasai perdagangan narkoba lintas negara dan kerap menggunakan kekerasan ekstrem untuk mempertahankan wilayah.

El Mencho masuk dalam daftar buronan paling dicari oleh otoritas Meksiko dan Amerika Serikat selama bertahun-tahun. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#gembong narkoba #El Mencho #kartel narkoba #Kerusuhan Meksiko #el mencho tewas #Puerto Vallarta #meksiko