Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Misteri Mary Celeste yang Membingungkan Dunia, Kapal Utuh Awak Lenyap Tanpa Jejak

Muhammad Firman Syah • Selasa, 27 Januari 2026 | 08:31 WIB
Ditinggalkan : Kapal Mary Celeste ditemukan mengapung di Samudra Atlantik pada 1872, dengan muatan utuh namun seluruh awaknya menghilang tanpa jejak.
Ditinggalkan : Kapal Mary Celeste ditemukan mengapung di Samudra Atlantik pada 1872, dengan muatan utuh namun seluruh awaknya menghilang tanpa jejak.

RADAR SURABAYA – Laut kerap menyimpan kisah yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan oleh logika manusia. Salah satu misteri paling legendaris dalam sejarah maritim dunia adalah hilangnya seluruh awak kapal Mary Celeste, kapal dagang yang ditemukan mengapung di Samudra Atlantik pada 1872 dalam kondisi nyaris sempurna, namun tanpa satu pun manusia di dalamnya.

Mary Celeste bukan kapal sembarangan. Kapal ini awalnya bernama Amazon dan dibangun pada 1861 di Nova Scotia, Kanada. Dari sisi desain, kapal tersebut tergolong modern dan unggul pada masanya.

“Sejenis kapal yang dirancang untuk kecepatan maksimum dengan luas layar lebih luas daripada kapal berukuran serupa pada zaman itu,” tulis Kassandre Dwyer di laman The Collector.

Keunggulan desain itu membuat Mary Celeste dikenal tangguh untuk pelayaran jarak jauh. Setelah beberapa kali berganti nama dan pemilik, kapal ini akhirnya digunakan untuk mengangkut kargo alkohol industri melintasi Samudra Atlantik.

Pada 7 November 1872, Mary Celeste bertolak dari New York menuju Genoa, Italia. Kapal tersebut dinakhodai Benjamin Spooner Briggs, kapten berpengalaman yang dikenal disiplin dan religius. Ia berlayar bersama istrinya Sarah, putri mereka yang masih berusia dua tahun, serta tujuh awak lainnya. Total terdapat sepuluh orang di atas kapal.

Sepanjang perjalanan, tak ada laporan cuaca ekstrem, kerusuhan, ataupun gangguan teknis serius. Pelayaran berjalan normal hingga sebulan kemudian, tepatnya 5 Desember 1872, kapal Dei Gratia menemukan Mary Celeste mengapung sendirian di perairan sekitar Kepulauan Azores.

Kapal Lengkap, Manusia Menghilang

Pemeriksaan terhadap Mary Celeste justru menambah daftar kejanggalan. Layar masih terpasang rapi, persediaan makanan mencukupi, dan muatan alkohol hampir tidak tersentuh. Namun, sekoci kapal raib, dan seluruh awak menghilang tanpa jejak.

Catatan pelayaran terakhir menunjukkan kapal tidak berada dalam kondisi darurat. Meski terdapat air di dalam palka, volumenya dinilai tidak cukup untuk menenggelamkan kapal. Tak ditemukan tanda-tanda kekerasan, perlawanan, atau aksi perompakan.

Sejak penemuan itu, beragam teori terus bermunculan. Ada dugaan awak kapal panik akibat uap alkohol yang berpotensi meledak, ada pula yang menyinggung kesalahan navigasi, hingga spekulasi tentang fenomena alam yang belum sepenuhnya bisa dijelaskan. Namun, tak satu pun teori mampu menjawab misteri ini secara meyakinkan.

Lebih dari satu abad berlalu, nasib Kapten Briggs, keluarganya, dan seluruh awak Mary Celeste tetap menjadi teka-teki. Kapal itu sendiri akhirnya berpindah tangan dan berakhir tragis, tetapi misteri hilangnya para awaknya tak pernah ikut terungkap.

Mary Celeste pun bertahan sebagai legenda kelam di dunia maritim sekaligus pengingat bahwa sejarah tak selalu meninggalkan jawaban, hanya pertanyaan yang terus hidup hingga kini. (fid/fir)

 

Editor : M Firman Syah
#kisah #misteri #kapal