Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Crane Proyek Kereta Cepat di Thailand Roboh Menimpa Gerbong, 22 Penumpang Tewas

Nurista Purnamasari • Rabu, 14 Januari 2026 | 18:43 WIB
Gerbong kereta yang hancur tertimpa beton dan crane pembangunan kereta cepat di Nakhon Ratchasima, Thailand.
Gerbong kereta yang hancur tertimpa beton dan crane pembangunan kereta cepat di Nakhon Ratchasima, Thailand.

RADAR SURABAYA - Kecelakaan tragis terjadi di jalur kereta api Thailand pada Rabu (14/1) pagi sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Sebuah crane proyek kereta cepat roboh dan menimpa kereta penumpang di Provinsi Nakhon Ratchasima, wilayah timur laut Thailand.

Insiden ini menyebabkan empat gerbong kereta tergelincir, terjadi kebakaran, dan menewaskan sedikitnya 22 orang serta melukai 79 penumpang lainnya, termasuk delapan orang yang mengalami cedera parah.

Perusahaan Kereta Api Thailand menjelaskan bahwa kereta yang tertimpa crane tersebut adalah Kereta Ekspres Khusus Nomor 21, layanan kereta rel diesel yang berangkat dari Stasiun Krung Thep Aphiwat di Bangkok menuju Ubon Ratchathani.

Kereta ini memiliki kapasitas angkut hingga 195 orang, meski jumlah penumpang saat kejadian belum dapat dipastikan.

Lokasi kecelakaan berada di penanda rel kilometer 220, Desa Ban Thanon Kot, Kecamatan Sikhio, Distrik Sikhio, Nakhon Ratchasima.

Kepala Kepolisian Nakhon Ratchasima, Thatchapon Chinnawong, mengatakan crane konstruksi itu roboh menimpa kereta yang sedang berjalan dari Bangkok.

Ia menegaskan bahwa proses evakuasi korban berlangsung sulit karena crane bertumpang tindih dengan struktur kereta.

Tim penyelamat harus menggunakan alat berat untuk memotong bagian kereta dan mengeluarkan penumpang yang terjebak di dalam reruntuhan.

Nation Thailand melaporkan bahwa tim medis lokal bersama relawan penyelamat dari Nakhon Ratchasima terus berkoordinasi untuk mengevakuasi korban.

Gerbong 1 dan 2 dilaporkan mengalami kerusakan paling parah akibat tertabrak beton, sementara gerbong 3 rusak berat setelah struktur baja runtuh ke bagian tengah gerbong dan memicu kebakaran. Gerbong keempat terlepas dari rangkaian kereta.

Berbagai instansi turut serta memberikan bantuan, termasuk pejabat distrik Sikhio, Perusahaan Kereta Api Thailand, tim medis, organisasi administrasi subdistrik, serta Yayasan Penyelamat Phrommatham.

Para korban luka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Hingga kini, penyebab pasti insiden masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang. (dtk/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#kecelakaan konstruksi #thailand #proyek kereta cepat #penumpang kereta #crane roboh