RADAR SURABAYA - Serangan bajak laut di perairan Gabon, Afrika Tengah, mengakibatkan sejumlah warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara China menjadi korban penculikan.
Insiden ini terjadi pada kapal penangkap ikan berbendera Gabon, IB FISH 7, saat sedang beroperasi di sekitar 7 mil laut tenggara Equata.
Kepala Staf Angkatan Laut Gabon, Laksamana Madya Charles Hubert Bekale Meyong, menjelaskan bahwa kapal tersebut diserang oleh tiga pria bersenjata.
“Kapal penangkap ikan berbendera Gabon, IB FISH 7, diserang bajak laut saat menangkap ikan sekitar 7 mil laut tenggara Equata di perairan Gabon,” ujarnya sebagaimana ditayangkan televisi Gabon 24.
Dalam serangan itu, sembilan awak kapal diculik, terdiri dari lima WN China dan empat WNI. Sementara enam awak lainnya, termasuk WNI, WN China, dan WN Burkina Faso, berhasil bertahan di atas kapal.
Setelah ditemukan, kapal yang dibajak segera diamankan dan dikawal personel keamanan menuju pelabuhan di ibu kota. Pemerintah Gabon memastikan situasi terkendali.
“Situasi saat ini sudah terkendali di tingkat pemerintahan tertinggi, dan semua langkah yang diperlukan telah diambil demi memastikan keamanan maritim,” tegas Meyong saat membacakan pernyataan Kementerian Pertahanan Gabon.
Kejaksaan Gabon dilaporkan telah membuka penyelidikan terkait penculikan tersebut. Langkah ini dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku dan memastikan keselamatan para korban yang masih ditawan. (ant/nur)
Editor : Nurista Purnamasari