RADAR SURABAYA - Gempa bumi berkekuatan 6,5 magnitudo mengguncang Meksiko bagian selatan dan tengah pada Jumat (2/1).
Episentrum gempa berada di dekat San Marcos, negara bagian Guerrero, dengan kedalaman 35 kilometer.
Guncangan terasa kuat hingga ibu kota Mexico City dan sejumlah negara bagian lain, memicu kepanikan warga serta menimbulkan korban jiwa.
Gempa yang berlangsung selama lebih dari 30 detik ini menimbulkan getaran dengan intensitas maksimum MMI VI atau kategori kuat.
Warga di Guerrero, termasuk kota wisata Acapulco, merasakan guncangan hebat yang membuat banyak orang berlarian ke luar rumah.
Alarm gempa di Mexico City berbunyi, mendorong ribuan warga meninggalkan bangunan untuk mencari tempat aman. Getaran juga dirasakan di Morelos, Oaxaca, Jalisco, Tabasco, dan Colima.
Dampak gempa menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. Dua orang dilaporkan meninggal dunia, masing-masing seorang wanita berusia 50 tahun di Guerrero dan seorang pria berusia 60 tahun di Mexico City.
Selain itu, sedikitnya 12 hingga 17 orang mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan maupun kepanikan saat berusaha menyelamatkan diri.
Sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan ringan, termasuk tiang listrik roboh, pohon tumbang, serta pemadaman listrik di beberapa wilayah.
Wali Kota Mexico City, Clara Brugada, mengonfirmasi adanya korban luka dan menyerukan warga tetap tenang.
“Sejauh ini, 12 orang terluka. Kami imbau warga selalu menyiapkan Life Backpack, ransel darurat yang disarankan Pusat Pencegahan Bencana,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Guerrero, Evelyn Salgado, menyampaikan duka atas korban jiwa di wilayahnya dan memastikan tim darurat telah dikerahkan untuk membantu warga terdampak.
“Stok darurat dan tim penyelamat sudah dikerahkan. Kami pastikan warga mendapat bantuan segera,” tegas Clara. (net/nur)
Editor : Nurista Purnamasari