Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tragedi Salat Jumat di Masjid Homs Suriah: Bom Meledak dan Menewaskan 8 Jemaah

Nurista Purnamasari • Sabtu, 27 Desember 2025 | 12:20 WIB
Kondisi salah satu bagian Masjid Imam Ali Bin Abi Talib, Homs, Suriah yang hancur akibat ledakan bom.
Kondisi salah satu bagian Masjid Imam Ali Bin Abi Talib, Homs, Suriah yang hancur akibat ledakan bom.

RADAR SURABAYA - Ledakan bom mengguncang Masjid Imam Ali Bin Abi Talib di lingkungan Wadi al-Dahab, Kota Homs, Suriah, saat salat Jumat (26/12).

Peristiwa tragis ini menewaskan sedikitnya delapan jemaah dan melukai 18 orang lainnya. Kejadian tersebut langsung menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat dan memicu pengamanan ketat di sekitar lokasi.

Kantor berita resmi Suriah, SANA, melaporkan bahwa ledakan berasal dari alat peledak yang diduga ditanam di dalam masjid.

Seorang pejabat Kementerian Kesehatan Suriah menyebutkan jumlah korban sementara mencapai delapan orang meninggal dunia dan 18 orang luka-luka.

“Ledakan bom dari teroris menargetkan masjid tersebut saat salat Jumat,” kata Kementerian Dalam Negeri Suriah dalam pernyataan resmi, Jumat.

Sumber keamanan yang dikutip SANA menyatakan bahwa penyelidikan awal menunjukkan bom ditanam di dalam masjid sebelum meledak.

Foto-foto dari lokasi memperlihatkan lubang besar di dinding, asap hitam menyelimuti ruangan, serta karpet dan buku berserakan akibat ledakan.

Kementerian Dalam Negeri Suriah menegaskan pihak berwenang telah memulai penyelidikan dan pengumpulan bukti untuk mengejar pelaku.

“Kami telah mulai menyelidiki dan mengumpulkan bukti untuk memastikan pelaku tindakan kriminal ini segera ditangkap,” tulis laporan resmi yang dikutip RNTV.

Kementerian Luar Negeri Suriah menyebut pemboman ini sebagai “upaya putus asa” untuk menggoyahkan stabilitas negara.

Dalam pernyataannya, pemerintah mengutuk keras aksi teror tersebut dan menegaskan komitmen untuk memerangi terorisme.

“Tindakan kriminal pengecut ini terjadi dalam konteks upaya berulang untuk merusak keamanan dan stabilitas Suriah. Namun kejahatan semacam itu tidak akan menghalangi negara untuk melanjutkan upaya memperkuat keamanan dan melindungi warga,” tegas Kementerian Luar Negeri Suriah.

Kini, aparat keamanan kini memperketat penjagaan di sekitar masjid dan wilayah Homs untuk mencegah serangan susulan.

“Negara Suriah tidak akan berhenti memerangi terorisme dalam segala bentuknya dan memastikan pelaku kejahatan ini dihukum,” pungkas pernyataan resmi pemerintah. (trn/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Jemaah Meninggal #Salat Jumat #bom masjid #suriah