Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Paus Leo XIV Serukan Perdamaian dan Solidaritas dalam Pesan Natal Pertamanya dari Vatikan

Nurista Purnamasari • Jumat, 26 Desember 2025 | 02:52 WIB

 

Paus Leo XIV menyapa umat dengan berkeliling menggunakan mobil kepausan di vatikan.
Paus Leo XIV menyapa umat dengan berkeliling menggunakan mobil kepausan di vatikan.

RADAR SURABAYA - Paus Leo XIV menyampaikan pesan Hari Raya Natal kepada umat Katolik dan masyarakat dunia dari balkon utama Basilika Santo Petrus, Vatikan, Kamis (25/12).

Dalam pesan tradisional Urbi et Orbi, Paus menyerukan perdamaian global, solidaritas terhadap kaum miskin dan pengungsi, serta pentingnya keberanian moral di tengah krisis kemanusiaan dan ketegangan geopolitik.

Pesan ini menjadi momen penting karena merupakan Natal pertama Paus Leo XIV sejak terpilih sebagai pemimpin Gereja Katolik pada Mei 2025, menggantikan Paus Fransiskus yang wafat pada April lalu.

Dalam misa malam Natal yang berlangsung sehari sebelumnya, Paus Leo XIV menegaskan bahwa Natal adalah perayaan iman, kasih, dan harapan.

Ia mengingatkan bahwa kelahiran Yesus Kristus di kandang sederhana adalah simbol keterbukaan dan kerendahan hati, serta panggilan untuk membuka ruang bagi sesama manusia.

“Tidak ada ruang bagi Tuhan jika tidak ada ruang bagi sesama manusia. Menolak yang satu berarti menolak yang lain,” ujar Paus Leo XIV di hadapan ribuan jemaat di Basilika Santo Petrus.

Dalam pesan Urbi et Orbi, Paus menyoroti penderitaan masyarakat yang terdampak konflik bersenjata, kemiskinan ekstrem, dan krisis migrasi.

Ia menyerukan kepada para pemimpin dunia untuk mengedepankan dialog dan kemanusiaan dalam menyelesaikan persoalan internasional.

“Natal adalah panggilan untuk memperbarui keberanian moral dan komitmen terhadap perdamaian. Dunia membutuhkan lebih banyak empati, bukan senjata,” tegasnya.

Paus juga mengkritik sistem ekonomi global yang menurutnya telah menyimpang dan memperlakukan manusia sebagai komoditas.

Ia menyerukan agar martabat manusia dijunjung tinggi dan tidak dikorbankan demi keuntungan material.

“Menolak membantu kaum miskin sama dengan menolak Tuhan,” ucapnya dalam homili malam Natal.
Perayaan Natal di Vatikan tahun ini dihadiri oleh ribuan umat Katolik dari berbagai negara, serta disiarkan langsung ke jutaan pemirsa di seluruh dunia.

Misa dan berkat Urbi et Orbi berlangsung dengan khidmat, diiringi musik liturgi dan doa bersama untuk perdamaian dunia.

Melalui misa dan berkat Urbi et Orbi, Paus mengajak umat Katolik dan masyarakat global untuk menjadikan Natal sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama.

“Kelahiran Yesus adalah cahaya yang menembus kegelapan dunia. Mari kita menjadi pembawa cahaya itu bagi sesama,” tutup Paus Leo XIV. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#perdamaian #vatikan #hari raya natal #Paus Leo XIV #Basilika Santo Petrus #pesan natal