Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Banjir Rendam Kamp Pengungsian di Gaza, 850 Ribu Orang Terdampak

Nurista Purnamasari • Jumat, 12 Desember 2025 | 23:20 WIB
Air menggenang di kamp pengungsian di Gaza, bahkan merendam tenda-tenda pengungsi.
Air menggenang di kamp pengungsian di Gaza, bahkan merendam tenda-tenda pengungsi.

RADAR SURABAYA - Hujan deras yang mengguyur Jalur Gaza sejak awal pekan ini menyebabkan banjir besar di kamp-kamp pengungsian. Ribuan tenda darurat yang ditempati warga Palestina terendam air, memperburuk krisis kemanusiaan di tengah gencatan senjata.

Menurut data PBB, sekitar 850 ribu orang kini berlindung di 761 lokasi pengungsian yang sangat rentan terhadap banjir.

Sejumlah pengungsi mengaku kehilangan pakaian, kasur, dan perlengkapan dasar akibat genangan air.

“Kami tenggelam. Saya tidak punya pakaian untuk dipakai dan kami tidak punya kasur lagi,” kata Um Salman Abu Qenas, pengungsi di kamp Khan Younis.

Wilayah yang paling parah terdampak adalah Khan Younis, khususnya di kawasan Al-Mawasi, di mana ribuan tenda terendam dan banyak keluarga kehilangan perlengkapan dasar.

Di Rafah, Gaza Selatan, Badan Pertahanan Sipil mengevakuasi puluhan tenda setelah seluruh area pengungsian terendam.

Kondisi serupa juga terjadi di Deir al-Balah, di mana warga berusaha menguras air dari tenda mereka, serta di Kota Gaza, di mana ratusan keluarga di kamp dekat pantai harus menghadapi dingin dan genangan air.

Secara keseluruhan, lebih dari 850 ribu orang terdampak langsung di 761 lokasi pengungsian.
Badai musim dingin yang datang berturut-turut telah menghancurkan sekitar 22.000 tenda, sementara ribuan lainnya rusak parah.

Akibatnya, lebih dari 250.000 keluarga kini sangat rentan terhadap cuaca ekstrem. Infrastruktur drainase yang rusak akibat perang sejak 2023, ditambah material tenda yang tidak memadai dan terbatasnya pasokan bantuan, memperburuk kondisi pengungsi di tengah cuaca ekstrem musim dingin.

Banjir di kamp pengungsian Gaza akibat hujan deras dan badai musim dingin menambah penderitaan warga Palestina.

Lebih dari 850 ribu orang terdampak di Khan Younis, Rafah, Deir al-Balah, dan Kota Gaza, dengan ribuan tenda rusak atau hancur.

Situasi ini menegaskan perlunya bantuan internasional segera untuk memperbaiki infrastruktur darurat dan menyediakan perlindungan layak bagi para pengungsi.

“Kami berharap dunia melihat kondisi ini. Tanpa bantuan, pengungsi Gaza tidak akan mampu bertahan menghadapi musim dingin,” ujar Mahmoud Basal, juru bicara Pertahanan Sipil Gaza. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#palestina #tenda pengungsi #gaza #hujan deras #kamp pengungsian #banjir